TNI  

Koramil Wonomerto Dampingi Tim Verifikasi Open Defecation Free (ODF) di Probolinggo

**Probolinggo** – Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil jajaran, pada Rabu (23/10), melaksanakan pendampingan dan pengawalan dalam kunjungan tim verifikasi Open Defecation Free (ODF) dari Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten/Kota Probolinggo. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa wilayah tersebut bebas dari praktik buang air besar sembarangan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesehatan masyarakat dan sanitasi.

 

Danramil 0820/07 Wonomerto, Lettu Inf Isnaini, menjelaskan bahwa ODF merupakan inisiatif penting yang mencerminkan keberhasilan suatu daerah dalam menyediakan fasilitas sanitasi yang layak. “Open Defecation Free (ODF) berarti suatu wilayah telah bebas dari buang air besar sembarangan. ODF menjadi salah satu indikator penting bagi kesehatan kota atau kabupaten. Untuk mencapai status ODF, seluruh masyarakat di desa tersebut harus menggunakan jamban sehat,” tuturnya.

 

Verifikasi ODF yang dilakukan tim dari provinsi dan kabupaten bertujuan untuk memantau perubahan perilaku hidup sehat masyarakat di pedesaan. “Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sanitasi di desa-desa, dengan mengamati secara langsung bagaimana masyarakat mengubah perilaku mereka dalam hal sanitasi,” tambah Lettu Inf Isnaini.

 

Lebih lanjut, Lettu Inf Isnaini menekankan pentingnya penghentian praktik buang air besar sembarangan (SBABS). “Praktik SBABS dapat mencemari lingkungan dan sumber air, sehingga kita harus memberikan edukasi tentang pentingnya pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Dengan menghentikan buang air besar sembarangan, kita dapat menjaga lingkungan tetap bersih, sehat, dan nyaman,” ujarnya.

 

Kegiatan verifikasi ini juga diharapkan menjadi pengingat bagi petugas kesehatan lingkungan dan pemerintah desa untuk terus meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat. “Kehadiran tim verifikasi ini diharapkan dapat mendorong petugas untuk lebih aktif dalam memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya sanitasi yang baik,” jelasnya.

 

Lettu Inf Isnaini menutup pembicaraannya dengan harapan bahwa semua desa yang terlibat dalam program ODF dapat terus berupaya untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. “Kami berharap dengan adanya tim verifikasi ini, semua desa benar-benar telah bebas ODF, sehingga masyarakat dapat hidup dalam lingkungan yang lebih sehat,” pungkasnya.

 

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya sanitasi yang baik serta mendorong semua pihak untuk berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat di Kabupaten Probolinggo.

 

**Sumber: Pen0820/Probolinggo**

**Published: Edi D**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *