JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 9 Oktober 2026, Samsung mulai memperluas akses pembaruan One UI 9 berbasis Android 17 kepada lebih banyak perangkat Galaxy. Perkembangan ini menandai tahap penting dalam distribusi sistem operasi terbaru perusahaan, setelah akses awal diberikan kepada perangkat atau pengguna tertentu. Dengan perluasan tersebut, pemilik lebih banyak model Galaxy berpeluang menikmati berbagai penyempurnaan yang dibawa oleh antarmuka baru dan platform Android generasi berikutnya.
One UI 9 diperkirakan menjadi pembaruan besar yang membawa peningkatan pada pengalaman penggunaan, pengelolaan perangkat, keamanan, serta integrasi berbagai fitur Samsung. Namun, ketersediaan pembaruan tidak berarti semua perangkat akan langsung menerimanya pada waktu yang sama. Samsung tetap menyesuaikan distribusi dengan model perangkat, wilayah pemasaran, operator, dan kesiapan perangkat lunak masing-masing.
Perluasan ini dilakukan secara bertahap, sehingga daftar perangkat yang memperoleh pembaruan dapat bertambah seiring waktu. Sebagian pengguna mungkin melihat notifikasi pembaruan lebih awal, sedangkan pengguna lain perlu menunggu hingga paket perangkat lunak dinyatakan siap untuk wilayah atau varian Galaxy mereka. Pola tersebut merupakan hal umum dalam distribusi pembaruan sistem berskala besar, karena membantu Samsung memantau stabilitas dan menangani kendala yang mungkin muncul.
Pemilik perangkat Galaxy dapat memeriksa ketersediaan One UI 9 melalui menu pengaturan pembaruan perangkat lunak. Sebelum memasang pembaruan, pengguna sebaiknya memastikan kapasitas penyimpanan mencukupi, baterai terisi, dan koneksi internet stabil. Perluasan akses ini menunjukkan bahwa Samsung sedang meningkatkan jangkauan Android 17 di ekosistem Galaxy, tetapi waktu penerimaan tetap bergantung pada kebijakan distribusi dan kompatibilitas setiap perangkat. Karena itu, kabar mengenai sejumlah Galaxy yang mulai kebagian pembaruan sebaiknya dipahami sebagai bagian dari proses peluncuran bertahap, bukan peluncuran serentak di seluruh dunia.
Pembaruan One UI 9 tidak langsung tersedia untuk seluruh perangkat Galaxy secara bersamaan. Samsung menerapkannya secara bertahap, dimulai dari sejumlah model tertentu sebelum memperluas akses ke lini ponsel lain. Pola distribusi ini memungkinkan perusahaan memantau stabilitas sistem, memperbaiki kendala yang mungkin muncul, serta menyesuaikan ketersediaan pembaruan berdasarkan wilayah dan operator.
Perangkat yang lebih dulu mendapatkan One UI 9 adalah ponsel lipat generasi terbaru Samsung. Berdasarkan informasi sumber, pembaruan sebelumnya telah hadir untuk Galaxy Z Flip 8, Galaxy Z Fold 8, dan Galaxy Z Fold 8 Ultra. Ketiga model tersebut menjadi bagian awal dari ekspansi perangkat lunak, terutama karena ponsel lipat flagship biasanya diposisikan sebagai perangkat utama untuk memperkenalkan fitur dan penyempurnaan antarmuka terbaru.
Setelah menyasar jajaran ponsel lipat, distribusi One UI 9 meluas ke seri Galaxy S26 pada bulan sebelumnya. Perluasan ini menunjukkan bahwa Samsung mulai membawa pembaruan ke perangkat flagship berbentuk ponsel konvensional. Seri tersebut diperkirakan menjadi salah satu kelompok perangkat yang memperoleh perhatian awal dalam jadwal pembaruan, mengingat spesifikasi dan dukungan perangkat lunaknya berada di kelas premium.
Tahap berikutnya mencakup seri Galaxy S25 di Korea Selatan. Pengguna di negara tersebut telah menerima pembaruan One UI 9, termasuk pemilik Galaxy S25 Edge dan Galaxy S25 FE. Kehadiran dua model tambahan itu memperlihatkan bahwa cakupan pembaruan tidak hanya terbatas pada varian utama Galaxy S25, tetapi juga mencakup perangkat dengan karakter dan segmen yang berbeda.
Meski pembaruan sudah tersedia bagi pengguna di Korea Selatan, jadwal untuk wilayah lain dapat berbeda. Samsung umumnya menyalurkan firmware secara bergelombang sehingga waktu penerimaan bergantung pada negara, model perangkat, kode wilayah, dan kebijakan operator. Pengguna dapat memeriksa ketersediaan secara berkala melalui menu pembaruan perangkat lunak pada ponsel masing-masing.
Status pembaruan One UI 9 tidak seragam bagi seluruh pengguna Galaxy. Meskipun sejumlah perangkat mulai tercantum sebagai penerima pembaruan, informasi tersebut tidak berarti setiap unit dengan nama model yang sama sudah memperoleh akses secara bersamaan. Samsung biasanya menyalurkan perangkat lunak secara bertahap untuk mengawasi stabilitas sistem, mengidentifikasi kendala teknis, dan menyesuaikan proses dengan kondisi pasar di masing-masing wilayah.
Model ponsel menjadi salah satu faktor utama yang menentukan waktu penerimaan pembaruan. Varian yang berbeda dapat memiliki konfigurasi perangkat keras, kapasitas penyimpanan, atau kode produk yang tidak sama. Perbedaan tersebut dapat membuat jadwal distribusi satu seri dan seri lainnya berjalan terpisah, termasuk varian reguler, Plus, Ultra, maupun edisi yang dirilis khusus untuk pasar tertentu.
Negara tujuan juga berpengaruh terhadap ketersediaan One UI 9. Pembaruan dapat lebih dulu hadir di wilayah tertentu sebelum diperluas ke negara lain. Samsung perlu menyesuaikan firmware dengan bahasa, regulasi, layanan jaringan, serta aplikasi bawaan yang berlaku di setiap pasar. Karena itu, pengguna di satu negara mungkin sudah dapat mengunduh pembaruan, sementara pemilik model serupa di wilayah lain masih menunggu.
Selain faktor regional, operator seluler dapat menentukan waktu rilis pada perangkat yang dibeli melalui jaringan tertentu. Firmware untuk ponsel versi operator biasanya menjalani pengujian tambahan agar kompatibel dengan layanan, pengaturan jaringan, dan aplikasi operator terkait. Tahapan ini dapat menyebabkan jadwalnya berbeda dari perangkat versi bebas operator atau versi yang dijual langsung oleh Samsung.
Daftar perangkat yang telah mendapatkan akses sebaiknya dipahami sebagai indikasi awal distribusi, bukan bukti bahwa pembaruan telah tersedia secara global. Pengguna dapat memeriksa ketersediaannya melalui menu pembaruan perangkat lunak atau Samsung Members, tetapi hasil pemeriksaan tetap bergantung pada model dan wilayah perangkat. Hingga kini, Samsung belum memberikan keterangan mengenai peluncuran global One UI 9, sehingga jadwal untuk negara dan operator lain masih perlu menunggu pengumuman resmi.
Jadwal pembaruan One UI 9 untuk perangkat Galaxy tampaknya tidak berlangsung seragam di setiap negara. Sejumlah petunjuk yang beredar dari Thailand mengindikasikan adanya perbedaan waktu distribusi dibandingkan wilayah lain. Perbedaan tersebut dapat dipengaruhi oleh proses pengujian lokal, kesiapan perangkat lunak, operator seluler, serta penyesuaian terhadap konfigurasi perangkat yang digunakan di masing-masing pasar.
Informasi mengenai jadwal di Thailand masih bersumber dari sejumlah laporan dan petunjuk yang belum menggambarkan keseluruhan rencana distribusi Samsung. Karena itu, waktu penerimaan pembaruan dapat berubah seiring berlangsungnya pengujian dan perluasan ketersediaan. Pengguna Galaxy di negara tersebut disarankan memeriksa menu pembaruan perangkat secara berkala, sekaligus memperhatikan pengumuman resmi sebelum mengambil kesimpulan mengenai jadwal penerapan One UI 9.
Di tengah proses distribusi yang bertahap, Galaxy S25, Galaxy Z Fold 7, dan Galaxy Z Flip 7 telah mendapatkan pembaruan One UI pada September lalu. Ketiga model tersebut menjadi bagian dari perangkat yang lebih awal memperoleh akses, meskipun ketersediaan pembaruan tetap dapat berbeda berdasarkan wilayah dan varian produk. Penerimaan pada model-model tersebut juga menunjukkan bahwa Samsung mulai memperluas perangkat lunak secara berjenjang, alih-alih menyediakannya secara serentak untuk seluruh lini Galaxy.
Model Galaxy lainnya dikabarkan baru dapat mengakses pembaruan tersebut pada akhir tahun ini. Perkiraan itu memperlihatkan bahwa pemilik perangkat perlu menunggu lebih lama hingga distribusi mencapai model yang sesuai. Samsung biasanya menjalankan proses ini secara bertahap untuk menjaga kestabilan pembaruan, memantau respons pengguna, dan memastikan kompatibilitas perangkat sebelum akses diperluas. Dengan demikian, perbedaan jadwal di Thailand masih menjadi bagian dari proses peluncuran yang berlangsung dinamis, bukan tanda bahwa seluruh perangkat akan menerima pembaruan pada waktu yang sama.
