**Probolinggo** – Dalam upaya menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN) menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang semakin dekat, Komandan Kodim (Dandim) 0820/Probolinggo, Letkol Arm Heri Budiasto, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri bimbingan teknis (Bimtek) yang diselenggarakan di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu, 30 Oktober 2024, dan bertujuan untuk memperkuat komitmen ASN dalam menjaga netralitas selama proses demokrasi.
Dalam sambutannya, Letkol Arm Heri Budiasto menekankan pentingnya netralitas ASN dalam konteks Pilkada yang akan berlangsung pada 27 November mendatang. “Suhu politik semakin tinggi, kami mengimbau kepada semua ASN untuk menjunjung tinggi netralitas dalam Pilkada yang prosesnya sudah berjalan,” ujar Dandim, mengingatkan bahwa peran ASN sangat krusial dalam menciptakan stabilitas politik dan keamanan di daerah.
Dandim juga mengajak seluruh peserta Bimtek untuk berdoa demi kesehatan dan kelancaran pelaksanaan Pilkada. “Netralitas ini sangat penting. Saya berharap peserta Bimtek ini benar-benar menjaga netralitas, karena tindakan mendukung salah satu pasangan calon (Paslon) dapat berakibat pada tindakan dari pemerintah,” tegasnya.
Pentingnya netralitas ASN, menurut Letkol Arm Heri Budiasto, bukan hanya sebagai sebuah kewajiban, tetapi juga sebagai harga mati demi berjalannya demokrasi. “Kami menginginkan ASN untuk bekerja dengan baik dan profesional tanpa terlibat dalam dukung-mendukung Paslon. Mari kita bangun integritas yang baik dan berinovasi demi kemajuan Kota Probolinggo,” tuturnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada ASN mengenai pentingnya menjaga netralitas dan profesionalisme dalam melaksanakan tugasnya. Dengan demikian, proses Pilkada di Kota Probolinggo dapat berjalan lancar, aman, dan demokratis.
Sebagai penutup, Dandim mengajak semua pihak untuk berpikir konstruktif dan berkolaborasi demi kemajuan Probolinggo ke depan. “Mari kita fokus pada apa yang dapat kita lakukan untuk memajukan kota kita, dan jangan terjebak dalam politik yang dapat merusak integritas kita sebagai ASN,” tandasnya.
**Sumber:** Pen0820/Probolinggo
**Published:** Edi D
