Pada tanggal 22 hingga 24 Agustus 2026, Xforce Owner Club (XFOC) Indonesia melaksanakan kegiatan yang menyenangkan dan bermakna, yaitu touring kemerdekaan. Kegiatan ini diikuti oleh 16 unit Mitsubishi Xforce, yang merupakan kendaraan yang menjadi identitas komunitas. Touring ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang berkendara, tetapi juga sebagai upaya untuk mempererat silaturahmi dan kekompakan antar anggota komunitas dari berbagai daerah di Indonesia.
Dengan mengusung tema "Bersatu dalam Perbedaan," kegiatan ini dirancang untuk menciptakan rasa kebersamaan di anggota. Setiap peserta yang terlibat dalam touring ini diharapkan dapat menelusuri keindahan alam sekaligus menjalin hubungan yang lebih dekat dengan rekan-rekan sesama pecinta Xforce. Selain itu, kegiatan touring ini menjadi salah satu cara untuk merayakan dan menghormati semangat kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan bangsa.
Jumlah peserta dalam touring kemerdekaan kali ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari anggota XFOC. Keberagaman anggota dari berbagai latar belakang dan daerah menjadi nilai tambah yang tidak hanya memperkaya pengalaman touring, tetapi juga membangun rasa solidaritas di anggota. Dengan demikian, event ini tidak hanya sekadar perjalanan, tetapi lebih kepada perjalanan yang penuh arti dan makna bagi setiap individu yang terlibat.
Sebagai bagian dari persiapan, rangkaian kegiatan telah disusun dengan matang sehingga setiap peserta dapat menikmati pengalaman yang tak terlupakan. Dari persiapan awal hingga pelaksanaan, komitmen anggota untuk berkontribusi demi kelancaran dan kesuksesan kegiatan sangat terlihat. Hal ini mencerminkan semangat kolaborasi dan rasa memiliki terhadap komunitas XFOC Indonesia.
Touring Kebangsaan oleh XFOC Indonesia dimulai pada pagi yang cerah di rest area Km 130 Tol Cipali, sebuah lokasi strategis yang menjadi titik kumpul para peserta sebelum melanjutkan perjalanan yang menarik menuju Semarang dan Solo. Perjalanan ini dirancang tidak hanya untuk menikmati pemandangan indah sepanjang rute, tetapi juga untuk memberikan kesempatan kepada peserta untuk menikmati budaya dan kuliner lokal di setiap tempat yang disinggahi.
Setelah melewati berbagai pemandangan alam yang menakjubkan, peserta akan berhenti di beberapa titik untuk menikmati makan siang. Salah satu lokasi favorit adalah restoran yang terletak di pinggir jalan, di mana pengunjung dapat menikmati hidangan khas daerah sambil bersantai dan beristirahat sejenak. Momen ini juga memberikan kesempatan untuk saling bercakap dan mengenal satu sama lain lebih dekat.
Rute ini juga mencakup sesi check-in di hotel yang telah disiapkan di Solo. Hotel tersebut dipilih dengan cermat, menawarkan fasilitas yang nyaman dan pelayanan yang ramah. Setelah penyegaran dan istirahat sejenak, peserta diajak untuk merasakan aktivitas kuliner yang kaya di Solo. Kota ini dikenal dengan cita rasa masakan tradisional yang khas, seperti nasi liwet dan gudeg, yang akan menjadi salah satu highlight kuliner selama touring ini.
Aktivitas di Solo tak hanya terbatas pada mencicipi makanan. Peserta juga akan diajak untuk menjelajahi beberapa tempat wisata menarik yang mencerminkan budaya dan sejarah kota ini. Dengan mengunjungi pasar tradisional dan pusat kerajinan, peserta dapat lebih memahami kekayaan budaya Indonesia. Pengalaman ini diharapkan dapat memperkaya wawasan peserta sekaligus membawa pulang kenangan yang tak terlupakan.
Pada hari kedua acara "Touring Kebangsaan oleh XFOC Indonesia", peserta berkesempatan untuk mengunjungi dealer Sun Motor yang merupakan salah satu mitra penting dalam mendukung kegiatan otomotif di Indonesia. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan wawasan lebih mendalam mengenai produk-produk dari Mitsubishi, khususnya model Xforce yang sedang menjadi perhatian banyak penggemar otomotif. Di dealer tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai fitur-fitur terbaru, teknologi yang diusung, serta inovasi yang terus dikembangkan oleh Mitsubishi untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
Setelah kunjungan ke dealer Sun Motor, peserta melanjutkan program dengan pengalaman otomotif yang menarik di "Making Cars Experience". Aktivitas di sini tidak hanya memberikan seseorang gambaran tentang bagaimana proses pembuatan mobil berlangsung, tetapi juga mengajak peserta untuk lebih memahami detail-detail teknik dan desain yang diperlukan dalam industri otomotif. Ini menjadi momen yang sangat berharga bagi para anggota komunitas otomotif yang ingin memperdalam pengetahuan mereka di dunia kendaraan.
Di tengah perjalanan, dilakukan rolling thunder di kawasan Keraton Solo, yang tidak hanya memberikan sensasi mengemudi di dalam kota, tetapi juga kesempatan untuk menikmati keindahan budaya dan arsitektur yang menjadi ciri khas Solo. Rolling thunder ini melibatkan seluruh peserta yang mengendarai Mitsubishi Xforce, sehingga menciptakan nuansa kebersamaan dan semangat kolektif di para penggemar otomotif. Interaksi antar pengguna Mitsubishi Xforce di daerah tersebut juga menjadi highlight, di mana mereka saling berbagi pengalaman dan tips seputar kendaraan mereka. Kegiatan ini menguatkan rasa solidaritas diantara para peserta, serta memperluas jaringan komunitas otomotif yang saling mendukung.
Secara keseluruhan, kegiatan hari kedua ini tidak hanya fokus pada perjalanan, tetapi juga pada pendidikan, pengalaman, serta interaksi yang memperkaya wawasan para peserta mengenai industri otomotif di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan saling melengkapi dan mendorong semangat komunitas otomotif untuk terus menjalin hubungan yang lebih erat.
Pada hari terakhir dari perjalanan Touring Kebangsaan oleh XFOC Indonesia, rombongan melakukan kunjungan ke Ambarawa, yang merupakan tempat dengan kekayaan sejarah yang signifikan. Salah satu tujuan utama kunjungan ini adalah benteng Fort Willem I, yang dibangun oleh pihak Belanda pada tahun 1873 sebagai bagian dari pertahanan militer di wilayah tersebut. Benteng ini tidak hanya berfungsi sebagai markas, tetapi juga menjadi saksi bisu dari berbagai peristiwa sejarah yang melibatkan pertempuran dan diplomasi di Tanah Jawa.
Fort Willem I terletak di lokasi strategis yang mengawasi jalur-jalur perdagangan penting dan daerah sekitar Ambarawa. Hingga kini, benteng ini tetap berdiri kokoh meskipun telah melalui proses penurunan fungsi seiring dengan berjalannya waktu. Namun, kehadirannya tetap penting dalam pembelajaran sejarah dan menjadi daya tarik wisata bagi mereka yang tertarik untuk menggali lebih dalam tentang masa lalu Indonesia.
Dalam konteks Touring Kebangsaan, kunjungan ke situs ini merupakan kesempatan untuk memahami bagaimana warisan sejarah membentuk identitas bangsa. Anggota rombongan tidak hanya menikmati perjalanan, tetapi juga belajar tentang perjuangan bangsa yang tercermin melalui bangunan bersejarah ini. Fort Willem I menjadi simbol kebangkitan nasionalisme dan perlawanan terhadap kolonialisme, yang relevan dengan semangat perjalanan yang dilakukan oleh XFOC Indonesia.
Kunjungan ke Ambarawa, terutama Fort Willem I, memungkinkan para peserta untuk lebih memahami perjalanan panjang Indonesia menuju kemerdekaan. Dengan mempelajari sejarah seperti ini, diharapkan akan ada peningkatan kesadaran akan pentingnya pelestarian warisan budaya dan sejarah, yang merupakan bagian integral dalam perjalanan kebangsaan kita. Seiring dengan itu, ini juga menciptakan rasa hormat kepada para pendahulu yang telah memperjuangkan keadilan dan kemandirian untuk generasi saat ini.






