Jakarta | SCTV datang ke Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 dengan target mempertahankan gelar juara yang telah diraih dalam tiga edisi sebelumnya. Catatan tersebut menempatkan tim ini sebagai salah satu kekuatan utama di turnamen, sekaligus membuat upaya meraih gelar keempat menjadi sorotan. Namun, keberhasilan pada masa lalu tidak serta-merta menjamin hasil yang sama pada edisi mendatang. SCTV menyadari bahwa setiap penyelenggaraan menghadirkan tantangan dan persaingan baru yang perlu dihadapi dengan kesiapan. Karena itu, tekad mempertahankan gelar berjalan seiring dengan harapan agar kompetisi tahun ini semakin menarik dan ketat.
Tiga gelar yang berhasil dikumpulkan SCTV pada periode sebelumnya membuat piala dari edisi-edisi tersebut menjadi milik permanen tim. Dengan demikian, peserta edisi kelima tidak lagi memperebutkan trofi lama. Sebuah trofi baru akan menjadi hadiah utama yang diperebutkan dalam Cendrawasih Karsa Media Cup 2026. Perubahan ini memberi konteks tersendiri bagi persaingan: SCTV berusaha menambah koleksi gelarnya, sementara tim-tim lain berkesempatan memburu trofi baru. Meski pernah mendominasi, SCTV memperkirakan perjalanan untuk menjadi juara kali ini tidak akan mudah. Tim itu menilai persaingan berpotensi lebih sengit dibandingkan sebelumnya, sehingga hasil akhir akan ditentukan oleh performa para peserta sepanjang kompetisi.
Pemain andalan SCTV, Ramaditya Domas, menyampaikan harapan tim dalam jumpa pers pada Selasa, 27 Oktober 2026. Ia berharap kompetisi tahun ini berlangsung semakin ketat, sebuah pandangan yang menunjukkan bahwa SCTV tidak hanya berfokus pada upaya mempertahankan gelar, tetapi juga menginginkan tantangan yang lebih besar di lapangan. Domas juga berharap Media Cup pada masa mendatang dapat digelar dalam format seri. Gagasan tersebut membuka kemungkinan penyelenggaraan yang berlangsung dalam beberapa rangkaian, meskipun format itu masih berupa harapan yang disampaikan pemain tersebut. Untuk edisi 2026, fokus SCTV tetap jelas: mempertahankan status juara, beradaptasi dengan tingkat persaingan yang diperkirakan meningkat, dan berusaha membawa pulang trofi baru. Tiga gelar terdahulu menjadi bekal sekaligus tolok ukur bagi tim dalam mengejar pencapaian berikutnya.
Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, pada 3–5 November 2026. Seluruh rangkaian turnamen mini soccer antarmedia tersebut akan digelar di ASIOP Stadium, Jakarta Pusat. Penetapan waktu dan lokasi itu menjadi informasi penting bagi peserta maupun masyarakat yang ingin mengikuti perkembangan kompetisi. Dengan jadwal yang berlangsung beberapa hari, turnamen ini kembali mempertemukan insan media dalam pertandingan sepak bola yang dikemas sebagai ajang kompetisi sekaligus kegiatan bersama antarmedia.
Penyelenggaraan tahun ini menandai edisi kelima Cendrawasih Karsa Media Cup. Turnamen tersebut merupakan salah satu program kerja PSSI Pers yang rutin digelar sejak 2022. Konsistensi penyelenggaraan selama lima edisi menunjukkan bahwa kompetisi ini telah menjadi agenda tahunan dalam kegiatan PSSI Pers. Format mini soccer memberi ruang bagi berbagai organisasi media untuk berpartisipasi dan bertanding dalam suasana kompetitif. Pada 2026, sebanyak 16 tim dijadwalkan mengikuti turnamen. Jumlah peserta itu mencerminkan cakupan keikutsertaan yang luas, dengan beragam media hadir sebagai wakil dalam kompetisi.
Sejumlah peserta yang disebut untuk edisi ini adalah SCTV, Skor Indonesia, ANT V, tvOne, RTV, TVRI, detik, Trans7, Kompas TV, Tribun Network, Metro TV, BTV, dan Garuda TV. Mereka akan menjadi bagian dari total 16 tim yang berlaga di ASIOP Stadium. Dengan tanggal pelaksanaan yang telah ditetapkan, perhatian berikutnya tertuju pada persiapan masing-masing tim serta jalannya pertandingan sepanjang 3–5 November. Bagi SCTV, keikutsertaan tersebut juga berlangsung di tengah bidikan untuk meraih gelar keempat, sementara keseluruhan kompetisi tetap menjadi ajang bagi seluruh peserta untuk menunjukkan kemampuan di lapangan. Informasi yang tersedia mencantumkan nama-nama tersebut sebagai peserta tanpa merinci daftar lengkap seluruh tim. Karena itu, penyelenggaraan edisi kelima ini dapat dicatat melalui tiga hal utama: jadwal pada awal November, lokasi di Jakarta Pusat, dan partisipasi 16 tim media.
Panitia Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 berharap turnamen dapat berlangsung lancar sejak persiapan hingga seluruh pertandingan selesai. Ketua Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Nizar Galang, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan bagi penyelenggaraan kompetisi. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menghadirkan turnamen yang tertata, memberi ruang bagi tim untuk menunjukkan kemampuan, serta menghadirkan pengalaman pertandingan yang positif bagi pemain dan penonton. Panitia juga berharap setiap agenda dapat terlaksana sesuai rencana, dengan koordinasi yang baik penyelenggara, peserta, dan mitra pendukung.
Nizar berharap kompetisi tahun ini berlangsung sukses dan kompetitif, sekaligus menjadi wadah bagi setiap tim untuk bertanding secara maksimal. Ia menekankan pentingnya menjaga sportivitas sepanjang turnamen, baik saat menghadapi kemenangan maupun menerima hasil pertandingan. Dukungan untuk pelaksanaan acara datang dari Cendrawasih Karsa sebagai sponsor utama, bersama PSSI, I.League, Mitra Orphys, ASIOP, Mills, Se'Indonesia, Little Japan, Pertamina, NOC Indonesia, Akademi Garudayaksa, Joyday, Canon, Aqua, Milo, Persija Jakarta, dan Arema FC. Keterlibatan para pendukung tersebut membantu memperkuat penyelenggaraan sekaligus menunjukkan kerja sama berbagai unsur dalam sepak bola nasional.
Tigor Shalom Boboy dari Corporate Services Cendrawasih Karsa menyampaikan harapan agar dukungan terhadap turnamen dapat berlanjut pada penyelenggaraan berikutnya. Keberlanjutan dukungan, menurutnya, dapat membantu kompetisi berkembang dan memberi manfaat bagi para peserta serta ekosistem sepak bola. Ia juga mengingatkan bahwa persaingan seharusnya berlangsung di lapangan, melalui permainan dan upaya terbaik masing-masing tim. Di luar pertandingan, sikap saling menghormati tetap perlu dijaga oleh pemain, ofisial, dan suporter. Dengan menjadikan sportivitas sebagai hal utama, turnamen diharapkan berjalan dalam suasana kompetitif yang sehat, tertib, dan menyenangkan bagi semua pihak yang terlibat.
Bagi pekerja media, Cendrawasih Karsa Media Cup tidak hanya menghadirkan persaingan antartim, tetapi juga menyediakan kesempatan untuk menyalurkan minat terhadap sepak bola. Anggota Exco PSSI, Muhammad, menyebut turnamen ini memberi insan media ruang untuk bermain sekaligus menjalin kedekatan dengan rekan-rekan dari perusahaan lain. Kesibukan dalam pekerjaan sehari-hari kerap mempertemukan mereka dalam urusan profesional; melalui pertandingan, interaksi tersebut berlangsung dalam suasana yang berbeda.
Kesempatan bertanding menjadi salah satu daya tarik kegiatan ini. Para peserta dapat merasakan atmosfer kompetisi bersama rekan satu tim, sambil berjumpa dengan pekerja media dari berbagai perusahaan. Menurut Muhammad, ajang tersebut juga menjadi ruang kebersamaan bagi mereka. Nilai itu melengkapi tujuan olahraga, karena hubungan yang terbangun di lapangan dapat mempererat relasi di komunitas media tanpa menghilangkan semangat bertanding.
Selain manfaat bagi peserta, keberlangsungan turnamen turut menjadi perhatian penyelenggara dan pemangku kepentingan sepak bola. Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, mengapresiasi PSSI Pers yang konsisten mengadakan Media Cup hingga memasuki edisi kelima. Penyelenggaraan yang berulang menunjukkan upaya menjaga kegiatan ini tetap hadir setiap musim, sekaligus memberi ruang bagi para pekerja media untuk berkumpul melalui sepak bola.
Asep menilai menjaga sebuah kegiatan agar terus berlangsung dari musim ke musim merupakan tantangan besar. Karena itu, konsistensi penyelenggaraan dan adanya progres atau peningkatan menjadi nilai tersendiri. Apresiasi tersebut berfokus pada upaya PSSI Pers mempertahankan turnamen, bukan semata-mata pada terlaksananya satu edisi. Pandangan PSSI dan I.League menempatkan Media Cup sebagai kesempatan bermain, membangun kedekatan lintas perusahaan, serta merawat kebersamaan komunitas media.





