Bandung | Persib Bandung mengawali perjalanan di Grup E ACL Two musim 2026/2027 dengan catatan yang sangat meyakinkan. Dalam tiga pertandingan pertama, Maung Bandung selalu keluar sebagai pemenang dan belum kehilangan satu poin pun. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Persib mampu menjaga konsistensi sejak laga pembuka, sekaligus membangun posisi kuat dalam persaingan grup. Kemenangan beruntun juga memberi dorongan penting bagi tim untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya dengan kepercayaan diri. Di kompetisi antarklub Asia, setiap poin memiliki arti besar karena persaingan grup dapat ditentukan oleh hasil yang diraih sepanjang fase ini.
Dua kemenangan awal diraih dengan skor identik 1-0. Persib terlebih dahulu menundukkan FC Seoul, kemudian kembali mencatat kemenangan tipis atas The Cong-Viettel. Meski selisih gol dalam kedua pertandingan tersebut tidak besar, hasil itu memperlihatkan kemampuan tim untuk mempertahankan keunggulan dan mengelola jalannya pertandingan. Kemenangan tipis juga menuntut disiplin dalam bertahan hingga peluit akhir, terutama ketika lawan berusaha mengejar ketertinggalan. Persib berhasil menjaga gawangnya tetap aman pada dua laga tersebut, sehingga raihan tiga poin dari masing-masing pertandingan disertai catatan tanpa kebobolan.
Persib kemudian melanjutkan rentetan positif dengan mengalahkan Melbourne Victory pada pertandingan ketiga. Hasil itu melengkapi tiga kemenangan beruntun sekaligus membawa Persib mengumpulkan sembilan poin dari tiga laga. Hingga titik tersebut, Persib mempertahankan rekor kemenangan sempurna dan belum kebobolan dalam fase grup. Catatan itu menjadi modal yang penting, tetapi perjalanan di Grup E masih memerlukan konsentrasi dan performa stabil pada pertandingan selanjutnya. Tim juga perlu menjaga keseimbangan upaya mencetak gol dan ketangguhan di lini belakang. Dengan hasil awal yang maksimal, Persib berada dalam posisi yang menjanjikan untuk melanjutkan persaingan di ACL Two, sementara keberhasilan mempertahankan pertahanan rapat akan menjadi salah satu aspek utama dalam upaya meraih hasil positif berikutnya.
Persib Bandung meraih kemenangan ketiga di fase grup ACL Two setelah menundukkan Melbourne Victory dengan skor 2-0. Pertandingan terbaru tersebut berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Rabu, 28 Oktober 2026. Hasil ini menambah catatan positif Maung Bandung dalam persaingan grup sekaligus menjaga peluang mereka untuk melangkah lebih jauh di kompetisi antarklub Asia tersebut. Dua gol Balsa Sekulic menjadi penentu, mengubah pertandingan yang berlangsung ketat menjadi kemenangan meyakinkan bagi tuan rumah.
Gol pertama Sekulic tercipta pada menit ke-47, tidak lama setelah babak kedua dimulai. Gol itu memberi Persib keunggulan dan menjadi momen penting dalam jalannya laga. Dengan skor berubah menjadi 1-0, Melbourne Victory harus menghadapi tekanan untuk mengejar ketertinggalan, sementara Persib memperoleh dorongan untuk mempertahankan kendali pertandingan. Keunggulan tersebut juga memberi arti besar bagi tim tuan rumah, yang membutuhkan hasil maksimal untuk menambah koleksi kemenangan di fase grup.
Sekulic kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-67. Gol keduanya menggandakan keunggulan Persib menjadi 2-0 dan memperkuat posisi tim dalam sisa waktu pertandingan. Brace penyerang tersebut memastikan Melbourne Victory tidak mampu membalas dengan gol yang dapat mengubah hasil akhir. Dua momen penyelesaian Sekulic pun menjadi sorotan utama, karena keduanya memberikan jarak aman bagi Persib dan mengunci tiga poin di hadapan pendukung sendiri.
Kemenangan atas Melbourne Victory ini merupakan kemenangan ketiga Persib di fase grup ACL Two. Selain menghasilkan tiga poin, skor tanpa kebobolan menunjukkan bahwa Persib mampu menjaga keunggulan hingga laga berakhir. Kontribusi Sekulic melalui dua golnya menjadi pembeda dalam pertandingan di Si Jalak Harupat, sedangkan hasil kolektif tim memastikan raihan penting tersebut. Tiga kemenangan di fase grup memperkuat posisi Persib dalam persaingan dan menjadi modal berharga untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Bagi Maung Bandung, kemenangan 2-0 ini sekaligus menegaskan pentingnya memaksimalkan laga di kandang untuk menjaga momentum di kompetisi Asia.
Pasal 52.6 dalam regulasi ACL Two 2026/2027 menetapkan adanya performance bonus bagi klub yang meraih kemenangan pada fase grup. Besaran bonus yang disebut dalam ketentuan tersebut adalah 50 ribu dolar AS untuk setiap kemenangan. Syarat yang ditekankan ialah kemenangan itu harus diraih dalam waktu normal. Dengan demikian, dasar pemberian bonus pada aturan ini berkaitan langsung dengan jumlah kemenangan fase grup yang memenuhi ketentuan tersebut. Bonus dihitung per kemenangan, bukan sebagai satu jumlah tetap untuk seluruh partisipasi klub di fase grup.
Ketentuan itu menjadi dasar penghitungan bonus bagi Persib setelah mencatat tiga kemenangan pada fase grup. Karena setiap kemenangan yang diraih dalam waktu normal bernilai 50 ribu dolar AS, tiga kemenangan Persib menghasilkan total performance bonus sebesar 150 ribu dolar AS. Angka tersebut berasal dari pengalian nilai bonus per kemenangan dengan tiga hasil menang yang dicatat. Penghitungan ini merujuk pada ketentuan Pasal 52.6 sebagaimana disebutkan, tanpa memasukkan unsur lain di luar jumlah kemenangan dan nilai bonus yang telah ditetapkan.
Dalam pemberitaan, total 150 ribu dolar AS tersebut disebut setara dengan sekitar Rp2,7 miliar. Nilai rupiah itu menggambarkan konversi dari jumlah bonus dalam dolar AS, sehingga besaran rupiah dapat dipahami sebagai padanan yang digunakan dalam laporan. Dengan tiga kemenangan, Persib memperoleh bonus untuk masing-masing hasil tersebut, bukan satu kali bonus yang dibagikan berdasarkan posisi atau pencapaian lain. Rinciannya tetap sederhana: setiap kemenangan fase grup dalam waktu normal memperoleh 50 ribu dolar AS, sementara tiga kemenangan Persib menghasilkan jumlah keseluruhan 150 ribu dolar AS atau sekitar Rp2,7 miliar. Penjelasan ini terbatas pada skema bonus kemenangan yang tercantum dalam Pasal 52.6 regulasi ACL Two 2026/2027.
Tiga kemenangan Persib Bandung di fase grup AFC Champions League Two bukan hanya memperkuat peluang klub melangkah lebih jauh, tetapi juga berpotensi mendatangkan pemasukan tambahan. Setiap kemenangan dalam kompetisi tersebut bernilai bonus sebesar 50 ribu dolar AS. Dengan meraih tiga kemenangan, Persib berhak atas akumulasi bonus senilai 150 ribu dolar AS, apabila seluruh pembayaran diberikan sesuai ketentuan penyelenggara. Nilai itu setara dengan sekitar Rp2,7 miliar berdasarkan perkiraan kurs yang digunakan dalam pemberitaan.
Perhitungannya berasal dari pengalian jumlah kemenangan dengan bonus untuk setiap kemenangan: tiga dikalikan 50 ribu dolar AS menghasilkan 150 ribu dolar AS. Karena nilai tukar mata uang dapat berubah, angka dalam rupiah merupakan perkiraan dan bisa berbeda saat dikonversi. Meski demikian, besaran tersebut menunjukkan bahwa hasil positif di lapangan memiliki dampak finansial yang berarti bagi klub. Bonus itu menjadi salah satu keuntungan yang dapat diperoleh Persib dari kiprahnya di kompetisi antarklub Asia, di luar pemasukan lain yang mungkin berasal dari sumber berbeda.
Capaian tersebut sekaligus menambah arti penting konsistensi Persib di Grup E. Setiap kemenangan membantu tim mengumpulkan poin dan memperkuat posisinya dalam persaingan klasemen, sementara bonus memberikan insentif ekonomi atas performa tersebut. Bagi klub, hasil kompetisi dan manfaat finansial berjalan beriringan: keberhasilan meraih poin dapat meningkatkan peluang untuk melaju, sedangkan hadiah kemenangan berpotensi mendukung kebutuhan operasional maupun pengembangan tim. Oleh karena itu, tiga kemenangan ini menjadi pencapaian yang bernilai dari sisi olahraga sekaligus finansial.





