Jakarta | Washington Wizards membuka musim NBA 2026/2027 dengan dua kemenangan yang memberi dorongan nyata bagi upaya mereka kembali bersaing memperebutkan tempat di playoff. Pada Rabu (21/10) waktu setempat, Wizards menundukkan Milwaukee Bucks dengan skor 128-116. Dua hari kemudian, Sabtu (24/10), mereka mengatasi Chicago Bulls 124-120 dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga menit-menit akhir. Hasil tersebut menjadi awal positif bagi tim yang berusaha membangun konsistensi sejak pekan pembuka. Meski dua pertandingan belum cukup untuk memastikan arah perjalanan sepanjang musim, kemenangan beruntun menghadirkan modal kepercayaan diri, terutama menghadapi lawan-lawan yang juga memburu posisi kompetitif di Wilayah Timur.
Trae Young langsung menunjukkan peran pentingnya dalam menggerakkan serangan Washington. Saat menghadapi Milwaukee, ia mencatat 20 poin dan 13 assist, membantu rekan-rekannya mendapatkan peluang tembakan serta menjaga aliran bola tetap lancar. Anthony Davis turut memberi sumbangan besar dengan 34 poin dan 12 rebound. Kombinasi kreasi Young dari perimeter dan produktivitas Davis di area dekat ring membuat Wizards mampu menekan pertahanan Bucks dan mempertahankan keunggulan. Performa tersebut memberi gambaran awal tentang bagaimana kedua pemain dapat saling melengkapi: Young mengatur tempo serta membuka ruang, sementara Davis menjadi opsi penyelesaian serangan dan kekuatan utama dalam perebutan bola pantul.
Melawan Chicago, Young kembali menjadi motor tim dengan membukukan 25 poin dan sembilan assist. Angka tersebut mencerminkan kontribusi ofensif yang meningkat, sekaligus kemampuannya mengambil tanggung jawab ketika pertandingan menuntut eksekusi pada momen penting. Kemenangan tipis 124-120 juga menunjukkan bahwa Washington mampu bertahan menghadapi tekanan, meski masih ada ruang untuk memperbaiki detail permainan dan menjaga keunggulan. Bagi Wizards, target kembali ke playoff menuntut performa yang stabil, kedalaman skuad, serta kesehatan pemain sepanjang jadwal panjang. Dua hasil pembuka ini belum menjamin pencapaian tersebut, tetapi memberi landasan yang menjanjikan. Jika Young terus memimpin serangan dan dukungan pemain lain tetap terjaga, Washington berpeluang menjadikan awal kuat ini sebagai pijakan untuk bersaing lebih serius.
Trae Young memasuki musim baru dengan tekad untuk kembali memperlihatkan kemampuan terbaiknya setelah periode yang sulit akibat cedera. Pada musim sebelumnya, ia hanya tampil dalam 15 pertandingan, jumlah yang jauh lebih sedikit dibandingkan musim-musim ketika ia menjadi pusat permainan Atlanta Hawks. Lima dari penampilan itu terjadi setelah Young ditukar ke Washington Wizards, sehingga ia hanya sempat menjalani beberapa laga bersama tim barunya sebelum musim berakhir. Kesempatan yang terbatas membuat proses penyesuaian di Washington belum berjalan sebagaimana diharapkan.
Minimnya waktu bermain juga menghambat Young untuk menunjukkan kekuatan utama yang selama ini membuatnya menonjol: mengatur serangan, membaca pertahanan, dan menciptakan peluang bagi rekan-rekannya. Sebagai point guard, kontribusinya tidak hanya diukur dari jumlah tembakan yang masuk, tetapi juga dari kemampuannya mengendalikan tempo serta membuka ruang bagi seluruh pemain. Cedera memutus kesinambungan itu dan membatasi kesempatan publik melihat bagaimana perannya dapat berkembang bersama Wizards. Karena itu, musim mendatang menjadi kesempatan penting bagi Young untuk membangun kembali ritme, kebugaran, dan hubungan bermain dengan rekan setim.
Kontrasnya terlihat jelas jika dibandingkan dengan capaian pada musim 2024/2025. Young terpilih sebagai pemain NBA All-Star, memimpin liga dengan rata-rata 11,6 assist per pertandingan, dan mencatat 24,2 poin per laga. Angka-angka tersebut memperlihatkan kapasitasnya sebagai pencetak angka sekaligus pengatur serangan berkelas tinggi. Namun, pencapaian itu tidak menghapus tantangan untuk kembali sehat dan konsisten setelah musim yang terpotong. Young menyatakan bahwa ia menantikan musim baru dan ingin kembali menjadi dirinya yang dulu. Pernyataan itu mencerminkan ambisinya untuk bermain dengan keyakinan dan kreativitas yang menjadi ciri khasnya, sekaligus menunjukkan bahwa ia memahami pentingnya pemulihan penuh. Bagi Wizards, kembalinya Young ke performa terbaik dapat memberi arah bagi serangan dan menjadi langkah awal dalam upaya bersaing kembali. Bagi sang pemain, prioritasnya adalah memperoleh kesempatan bermain yang berkelanjutan, membuktikan bahwa kemampuan lamanya tetap ada, serta membantu tim menemukan identitas permainan yang lebih kuat sepanjang musim reguler mendatang.Pelatih Brian Keefe menilai pengaruh Trae Young terhadap Washington Wizards tidak dapat diukur hanya melalui jumlah poin atau assist. Menurutnya, nilai penting Young juga tampak dalam cara ia mengambil keputusan ketika permainan berubah cepat dan dalam kemampuannya menghidupkan rekan setim. Seorang pengatur serangan perlu memahami kapan harus mencari peluang sendiri, kapan memperlambat tempo, dan kapan mengalihkan bola kepada pemain yang lebih terbuka. Pilihan-pilihan tersebut membantu tim menjaga alur permainan, terutama saat pertahanan lawan mulai menekan. Bagi Wizards, kehadiran Young memberi arah yang lebih jelas dalam situasi krusial sekaligus mendorong pemain lain untuk tetap terlibat dalam serangan. Dampak seperti ini kadang tidak langsung tercermin pada angka akhir, tetapi dapat memengaruhi kualitas setiap penguasaan bola.
Penampilan Young pada kuarter keempat melawan Milwaukee menjadi contoh konkret. Ia mencetak lima poin dan membukukan enam assist, dengan hanya satu kehilangan penguasaan bola pada periode tersebut. Catatan itu menggambarkan kontribusi yang seimbang: Young tetap mampu mencari angka, tetapi juga memprioritaskan peluang bagi rekan-rekannya. Assist-nya tersebar kepada tujuh pemain berbeda, tanda bahwa bola tidak hanya berputar melalui satu atau dua opsi. Sebaran tersebut membuat pertahanan Milwaukee harus memperhatikan lebih banyak ancaman dan memberi para pemain Wizards kesempatan menerima bola dalam posisi yang menguntungkan. Dalam kuarter penentuan, keputusan yang tepat dapat menjaga serangan tetap produktif tanpa memaksakan tembakan. Statistik itu pun memberi gambaran mengenai bagaimana Young dapat mengatur ritme sekaligus memperluas keterlibatan seluruh unit.
Davis juga menyoroti kecakapan Young membaca pertahanan dan menemukan jalur umpan. Ketika lawan mengerahkan dua pemain untuk menjaganya, tekanan tersebut dapat membuka ruang di bagian lain lapangan. Young perlu mengenali kapan jebakan datang, lalu mengoper dengan cepat kepada rekan yang bebas sebelum pertahanan sempat menutup kembali. Jika umpan pertama tepat, Wizards dapat memaksa lawan berputar dan menghadapi situasi bertahan yang lebih sulit. Kemampuan itu membuat keputusan lawan untuk menggandakan penjagaan berisiko, sebab perhatian ekstra kepada Young bisa menghasilkan peluang bagi pemain lain. Karena itu, ancaman ofensifnya tidak hanya berasal dari tembakan atau penetrasi, tetapi juga dari respons yang ia pilih terhadap skema penjagaan. Bagi tim yang ingin konsisten, pembacaan permainan dan distribusi bola semacam ini dapat menjadi dasar untuk membangun serangan kolektif yang lebih hidup.
Washington Wizards berusaha membangun kembali daya saing dengan memadukan pengalaman pemain senior dan potensi para pemain muda. Trae Young dan Anthony Davis bergabung dengan Wizards pada Januari, setelah sebelumnya memperkuat tim yang berbeda. Keduanya membawa pengalaman serta reputasi besar ke skuad yang tengah berkembang. Davis dan Khris Middleton sama-sama pernah menjuarai NBA, sementara Deandre Ayton pernah tampil di Final NBA 2021 bersama Phoenix Suns. Kehadiran para pemain berpengalaman ini dapat membantu membentuk standar latihan dan kompetisi, sekaligus memberi arahan kepada anggota tim yang masih meniti karier. Bagi Washington, perpaduan tersebut menjadi bagian penting dari upaya menyusun fondasi yang lebih kuat.
Young juga memiliki pengalaman memimpin tim dalam perjalanan panjang di babak playoff.
Baca juga: Kondisi Tim Persipura Jayapura dan Harapan untuk Kebangkitan





