Jakarta | Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20–29 November 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City. Pameran sepeda motor yang diselenggarakan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) ini akan hadir selama 10 hari. Durasi tersebut lebih panjang dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya, sehingga pengunjung memiliki waktu lebih luas untuk menjelajahi berbagai area dan mengenal perkembangan industri sepeda motor nasional.
Mengusung tema “Riding Towards a Sustainable Future”, IMOS 2026 akan menempati area seluas sekitar 15 ribu meter persegi di Hall 9 dan 10 ICE. Pemanfaatan ruang mencakup area indoor, prefunction, serta outdoor, yang dirancang untuk mendukung rangkaian kegiatan pameran. Dengan pembagian area tersebut, penyelenggara menyiapkan ruang bagi beragam aktivitas, termasuk pengalaman produk dan program yang berlangsung di dalam maupun di luar gedung. Rangkaian yang lebih panjang juga memberi kesempatan bagi masyarakat, pelaku industri, dan komunitas untuk berinteraksi dalam suasana pameran.
Ketua Bidang Komersial AISI sekaligus Ketua Penyelenggara IMOS 2026, Yosef Utama, menyampaikan harapan agar penyelenggaraan tahun ini dapat mendorong pertumbuhan pasar. Ia juga berharap pameran tersebut berkontribusi terhadap capaian industri sepeda motor nasional, di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang. Kehadiran IMOS selama 10 hari di ICE BSD City menjadi salah satu upaya untuk mempertemukan industri dan masyarakat, sekaligus menghadirkan ruang bagi informasi serta aktivitas seputar sepeda motor. Melalui tema keberlanjutan dan area pameran yang lebih luas, IMOS 2026 diharapkan dapat mendukung dialog mengenai arah perkembangan industri ke depan. Para pengunjung dapat mencatat jadwal 20–29 November 2026 untuk merencanakan kunjungan, sementara rincian program dapat mengikuti informasi resmi dari penyelenggara menjelang acara.
IMOS 2026 menghadirkan cakupan produk sepeda motor yang mencerminkan beragam pilihan dan perkembangan di industri. Pengunjung dapat melihat model dengan mesin konvensional maupun kendaraan listrik dalam satu penyelenggaraan. Keikutsertaan dua kategori ini memberi gambaran tentang pilihan mobilitas yang tersedia, sekaligus perubahan teknologi dan desain yang terus menjadi bagian dari perkembangan sepeda motor. Pameran ini menjadi kesempatan untuk mengamati bagaimana beragam merek menampilkan produk dan identitas masing-masing kepada publik, tanpa terbatas pada satu jenis kendaraan atau satu pendekatan desain.
Seluruh 15 merek peserta yang tercantum meliputi Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, TVS, Alva, BMW Motorrad, Dibao EV, Harley-Davidson, Italjet, Peugeot, Polytron, Royal Enfield, Scomadi, dan Triumph. Daftar tersebut mempertemukan merek yang menghadirkan sepeda motor konvensional dengan peserta yang membawa kendaraan listrik, sehingga cakupan pameran mencakup beragam kategori. Kehadiran mereka juga menunjukkan luasnya partisipasi pelaku industri dalam acara ini. Setiap merek menjadi bagian dari pilihan produk yang dapat dijumpai pengunjung, sementara ragam pendekatan teknologi dan desain memberi konteks lebih luas mengenai arah perkembangan industri roda dua.
Selain merek sepeda motor, lebih dari 60 merek industri pendukung juga akan hadir. Peserta dari sektor ini membawa beragam produk, termasuk aksesori, apparel, pelumas, teknologi digital, dan suku cadang. Kehadiran mereka melengkapi cakupan pameran dengan kebutuhan dan produk yang berkaitan dengan sepeda motor, baik untuk mendukung penggunaan maupun menunjang ekosistem industrinya. Dengan demikian, pengunjung dapat menjumpai bukan hanya kendaraan, tetapi juga berbagai kategori produk pendukung dari banyak peserta. Perpaduan 15 merek sepeda motor dan puluhan merek pendukung membuat IMOS 2026 menyajikan gambaran yang lebih menyeluruh tentang ragam produk di industri. Seluruh kategori tersebut hadir dalam pameran yang sama, memberi pengunjung kesempatan untuk melihat keragaman pilihan, mengikuti perkembangan teknologi dan desain, serta mengenal keterkaitan kendaraan dengan produk pendukung. Cakupan ini mencakup sepeda motor konvensional hingga kendaraan listrik, bersama produk aksesori, apparel, pelumas, teknologi digital, dan suku cadang yang ditawarkan peserta industri pendukung.
Pengunjung IMOS 2026 dapat memilih beragam kegiatan yang melengkapi pengalaman melihat dan mengenal sepeda motor di area pameran. Bagi yang ingin mencoba kendaraan secara langsung, fasilitas test ride tersedia di area outdoor di samping Hall 10. Jalur yang disiapkan dirancang menyerupai kondisi jalan sehari-hari, sehingga peserta dapat merasakan performa, kenyamanan, serta fitur sepeda motor ketika digunakan. Pengalaman ini memberi kesempatan untuk mengenali karakter kendaraan secara lebih dekat, bukan hanya melalui informasi dan tampilan di area stan.
Minat pada kreativitas dan dunia modifikasi dapat disalurkan di Modification Area yang berada di Hall 9. Area ini menjadi tempat penyelenggaraan Kreatif Motor Contest dan Motobuild Modification Contest. Kedua kontes tersebut ditujukan bagi builder profesional maupun independen, sehingga menjadi ruang bagi berbagai latar belakang untuk menampilkan karya dan pendekatan masing-masing. Pengunjung dapat melihat langsung beragam hasil modifikasi, sekaligus mengamati detail pengerjaan dan ide yang diterapkan pada setiap motor. Kehadiran kontes ini turut menghadirkan perspektif lain tentang perkembangan budaya otomotif.
Program komunitas juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan melalui Mosride, yaitu kegiatan berkendara bersama yang bekerja sama dengan sejumlah media otomotif. Peserta memulai perjalanan dari titik kumpul yang telah ditentukan, kemudian berkendara menuju lokasi pameran sebagai tujuan akhir. Format tersebut memungkinkan komunitas menikmati perjalanan bersama sebelum melanjutkan kunjungan ke IMOS 2026. Selain itu, Safety Riding Skills Course and Talk Show menghadirkan instruktur profesional untuk memberikan pelatihan dan diskusi seputar keselamatan berkendara. Pengunjung dapat memperoleh pemahaman mengenai keterampilan berkendara yang aman melalui sesi yang menggabungkan praktik dan pembahasan.
Suasana pameran juga akan diselingi live quiz harian dengan hadiah merchandise eksklusif IMOS 2026. Kegiatan ini memberi pengunjung kesempatan untuk berpartisipasi sambil mengikuti rangkaian acara yang berlangsung setiap hari. Dengan pilihan mulai dari mencoba motor, menyaksikan kontes modifikasi, mengikuti agenda komunitas, hingga belajar tentang keselamatan, pengunjung dapat menyusun pengalaman sesuai minat dan waktu yang tersedia. Beragam aktivitas tersebut menjadikan kunjungan ke pameran tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga mencakup pengalaman berkendara, kreativitas, dan interaksi bersama komunitas otomotif.Pesta Belanja IMOS menjadi bagian dari rangkaian pameran selama sepuluh hari dan memberi pengunjung kesempatan untuk melihat berbagai produk pilihan. Program ini mencakup perlengkapan yang berkaitan dengan kebutuhan berkendara maupun gaya hidup, seperti aksesori, apparel, dan suku cadang. Beragam produk tersebut ditawarkan dengan harga spesial selama pameran berlangsung. Pada waktu-waktu tertentu, pengunjung juga dapat menemukan potongan harga, sehingga penawaran dapat berbeda mengikuti periode yang tersedia.
Pengunjung yang ingin berbelanja dapat memanfaatkan waktu kunjungan untuk menelusuri pilihan produk dan memperhatikan penawaran yang berlaku. Kehadiran aksesori, apparel, serta suku cadang dalam satu program belanja memberi ruang bagi pengunjung untuk membandingkan berbagai kebutuhan selama berada di area pameran. Harga spesial dan potongan harga pada waktu tertentu menjadi bagian dari Pesta Belanja IMOS. Pengunjung dapat mencermati produk pilihan yang ditawarkan selama acara tanpa mengabaikan agenda lain, seperti melihat peserta pameran atau mengikuti kegiatan yang berlangsung.
Selain menyiapkan anggaran belanja, pengunjung dapat memilih tiket berdasarkan cara pembelian dan hari kunjungan. Tiket online dibanderol Rp25 ribu untuk kunjungan pada hari kerja, sedangkan harga tiket online pada akhir pekan adalah Rp40 ribu. Untuk tiket yang dibeli langsung di lokasi selama pameran, harganya Rp35 ribu pada hari kerja dan Rp50 ribu pada akhir pekan. Dengan demikian, kategori pembelian dan pilihan hari menjadi dasar perbedaan harga tiket.
Baca juga: Penataan Insentif SPPG dalam Penyempurnaan Program Makan Bergizi Gratis | Kolaborasi Sultan dan Kopassus Dorong Program KBSB di Bengkulu | Panglima TNI Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lubang Buaya
398 kunjungan