Apresiasi Teladan Metropolitan City Rally 2026, Bamsoet Dorong City Rally Jadi Agenda Wisata Otomotif Nasional

Apresiasi Teladan Metropolitan City Rally 2026, Bamsoet Dorong City Rally Jadi Agenda Wisata Otomotif Nasional

JAKARTA – Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI) serta Volkwagen Beatle Club (VBC) Bambang Soesatyo (Bamsoet), mengapresiasi penyelenggaraan Teladan Metropolitan City Rally (TMCR) 2026 sebagai ajang otomotif edukatif yang mampu memadukan olahraga, pariwisata, pelestarian sejarah, serta penguatan kecintaan masyarakat terhadap Kota Jakarta dalam rangka menyambut HUT ke-499 Kota Jakarta. Konsep city rally yang mengajak peserta menjelajahi berbagai kawasan bersejarah dan destinasi budaya di Jakarta menjadi model kegiatan otomotif yang semakin relevan dengan arah pembangunan perkotaan modern yang mengedepankan aspek edukasi, keselamatan berkendara, serta pemberdayaan ekonomi kreatif.

“TMCR 2026 menunjukkan bahwa olahraga otomotif dapat dikemas sebagai sarana edukasi publik yang memperkenalkan sejarah Jakarta, menghidupkan sektor pariwisata, sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat. Inilah model baru kegiatan otomotif yang memberi manfaat sosial, budaya, dan ekonomi secara bersamaan,” ujar Bamsoet saat melepas peserta Teladan Metropolitan City Rally 2026 di Balaikota Jakarta, Minggu (28/6/26).

Hadir antara lain Utusan Khusus Presiden Indonesia Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, Ketua Umum Ikatan Alumni SMA Negeri 3 Teladan Jakarta dan Ketua IMI DKI Jakarta Anando Eko.

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua III DPR RI ke-7 ini menjelaskan, city rally telah berkembang menjadi salah satu bentuk sport tourism yang banyak diminati di berbagai negara. Berbeda dengan balapan yang mengutamakan kecepatan, city rally mengedepankan ketepatan navigasi, disiplin berlalu lintas, kemampuan membaca petunjuk perjalanan, kerja sama antar peserta, serta pengetahuan mengenai lokasi-lokasi bersejarah yang dilalui. Konsep tersebut menjadikan kegiatan otomotif semakin terbuka sehingga dapat diikuti berbagai kalangan, mulai dari komunitas kendaraan, keluarga, pelajar hingga masyarakat umum.

“Jakarta memiliki sejarah panjang, ikon budaya yang kuat, dan infrastruktur yang mampu mendukung penyelenggaraan city rally berskala besar. Karena itu TMCR menjadi momentum memperkenalkan Jakarta sebagai kota modern yang tetap menghargai sejarah dan identitas budayanya. Kegiatan seperti ini harus menjadi agenda tahunan dalam meningkatkan sport tourism di tanah air,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menambahkan, penyelenggaraan kegiatan otomotif yang dikemas secara edukatif memiliki dampak ekonomi yang luas. Ribuan peserta beserta keluarga dan komunitas akan berinteraksi dengan berbagai destinasi wisata, pusat kuliner, hotel, tempat belanja, hingga pelaku usaha kecil di sepanjang lintasan. Pengalaman berbagai daerah menunjukkan setiap penyelenggaraan event otomotif mampu meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat perputaran ekonomi lokal. Di sisi lain, industri otomotif nasional juga masih menjadi salah satu penyumbang penting bagi perekonomian Indonesia melalui investasi, penyerapan tenaga kerja, serta kontribusi terhadap industri manufaktur.

“Setiap event otomotif selalu menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Hotel, restoran, transportasi, pelaku UMKM, hingga sektor jasa memperoleh manfaat dari meningkatnya mobilitas peserta dan wisatawan. Karena itu kegiatan seperti TMCR patut terus didorong agar memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” pungkas Bamsoet. (*)

Pewarta: Abdul Latif

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *