Mitsubishi Pajero Terbaru: Mesin, Fitur, dan Harga di Thailand

Mitsubishi Pajero Terbaru: Mesin, Fitur, dan Harga di Thailand

Medan | All-New Mitsubishi Pajero yang dipasarkan di Thailand hadir dalam tiga pilihan varian, yakni GLS, GSR, dan Super Exceed. Susunan tersebut memberi calon pembeli beberapa tingkat kelengkapan dan harga untuk dipertimbangkan. GLS menjadi varian dengan harga paling rendah, sementara GSR berada di posisi menengah dan Super Exceed ditempatkan sebagai pilihan tertinggi. Informasi mengenai ketiga varian ini merujuk pada penawaran di pasar Thailand, sehingga perlu dibaca sesuai konteks negara tersebut.

Di Thailand, harga GLS tercatat sebesar 1.499.000 baht. Varian GSR dipasarkan dengan harga 1.699.000 baht, sedangkan Super Exceed dibanderol 1.999.000 baht. Selisih harga varian paling rendah dan paling tinggi mencapai 500.000 baht. Perbedaan itu menunjukkan rentang harga yang cukup lebar bagi konsumen di negara tersebut, meskipun nilai akhir yang dibayar dapat dipengaruhi ketentuan transaksi, pajak, atau biaya lain yang berlaku di sana.

Jika dikonversi secara perkiraan ke rupiah, harga Super Exceed setara dengan lebih dari Rp1 miliar. Nilai konversi dapat berubah mengikuti kurs baht terhadap rupiah, sehingga angka dalam mata uang lokal menjadi acuan yang lebih tepat ketika membandingkan harga resmi di Thailand. Konversi tersebut juga tidak dengan sendirinya menggambarkan harga kendaraan yang dijual di Indonesia, karena struktur biaya dan kebijakan pasar setiap negara dapat berbeda.

Karena itu, angka 1.499.000, 1.699.000, dan 1.999.000 baht tidak boleh dianggap sebagai daftar harga resmi Pajero terbaru di Indonesia. Harga tersebut hanya menjelaskan banderol tiga varian All-New Mitsubishi Pajero untuk konsumen Thailand. Calon pembeli di Indonesia sebaiknya merujuk pada informasi resmi dari Mitsubishi Motors Indonesia atau jaringan dealer setempat untuk mengetahui ketersediaan model, varian, spesifikasi, serta harga yang berlaku di dalam negeri. Dengan membedakan pasar tersebut, pembaca dapat memahami posisi harga Pajero di Thailand tanpa mencampurkannya dengan informasi penjualan Indonesia.

Mitsubishi Pajero terbaru dibekali mesin diesel turbo berkapasitas 2,4 liter yang dirancang untuk memberikan perpaduan tenaga, torsi, dan efisiensi dalam berbagai kondisi perjalanan. Mesin ini menggunakan teknologi Variable Geometry Turbocharger (VGT), yang menyesuaikan aliran gas buang menuju turbo agar respons tenaga tetap mendukung pada rentang putaran mesin yang beragam. Hasilnya, mesin menghasilkan tenaga maksimum 204 PS pada 3.500 rpm serta torsi puncak 480 Nm pada 1.750–2.500 rpm. Karakter torsi tersebut memberi dukungan saat kendaraan membawa penumpang atau barang, melaju di jalan menanjak, maupun menghadapi permukaan yang kurang rata. Rentang torsi yang tersedia pada putaran menengah juga membantu pengemudi memperoleh dorongan yang kuat tanpa harus terus menaikkan putaran mesin.

Tenaga mesin disalurkan melalui transmisi otomatis delapan percepatan. Susunan rasio yang bertingkat memungkinkan perpindahan gigi menyesuaikan kebutuhan berkendara, mulai dari perjalanan santai di jalan raya hingga akselerasi ketika diperlukan. Transmisi tersebut dilengkapi Sport Mode untuk mempertahankan respons yang lebih sigap sesuai situasi, serta paddle shift yang memungkinkan pengemudi memilih perpindahan gigi melalui tuas di balik kemudi. Fitur ini memberi kendali lebih langsung ketika mengatur kecepatan di jalur berkelok atau saat menginginkan pengaturan rasio tertentu. Meski demikian, transmisi otomatis tetap menangani perpindahan secara praktis dalam penggunaan sehari-hari, sehingga pengemudi dapat berfokus pada kondisi jalan dan lalu lintas.

Untuk mendukung perjalanan di permukaan yang bervariasi, Pajero memadukan sistem Super-All Wheel Control (S-AWC) dengan Super Select 4WD-II. Sistem penggerak empat roda ini dirancang untuk membantu menyalurkan tenaga sesuai kebutuhan traksi, sementara pilihan pengaturan penggerak memberi fleksibilitas menghadapi kondisi jalan yang berbeda. Active Yaw Control (AYC) turut menjadi bagian dari perangkat kendali kendaraan. Teknologi tersebut membantu mengatur distribusi gaya pada roda kiri dan kanan untuk mendukung kestabilan saat kendaraan berbelok. Kombinasi mesin bertorsi besar, transmisi delapan percepatan, dan sistem penggerak serta kendali ini menjadi dasar kemampuan Pajero dalam menghadapi perjalanan harian maupun medan yang lebih menantang. Pengoperasian tetap perlu disesuaikan dengan kondisi permukaan, kecepatan, dan petunjuk penggunaan kendaraan.

Mitsubishi Pajero terbaru dirancang untuk menghadapi beragam kondisi perjalanan melalui tujuh mode berkendara yang dapat disesuaikan dengan permukaan jalan. Mode Normal memberi pengaturan seimbang untuk penggunaan sehari-hari, sedangkan Eco membantu mengutamakan efisiensi saat berkendara. Ketika permukaan menjadi lebih menantang, pengemudi dapat memilih Gravel untuk jalan berbatu kerikil atau Snow untuk kondisi licin dan bersalju. Mud ditujukan bagi lintasan berlumpur, Sand membantu mobil melaju di atas pasir, dan Rock mendukung perjalanan di medan berbatu. Pemilihan mode yang sesuai memungkinkan sistem kendaraan menyesuaikan responsnya dengan kebutuhan traksi dan kendali. Dengan demikian, pengemudi memperoleh pilihan pengaturan yang lebih relevan, baik ketika melintasi jalan perkotaan maupun menjelajah rute dengan permukaan tidak rata.

Kabin mengakomodasi hingga tujuh penumpang dalam konfigurasi tiga baris, sehingga dapat menunjang perjalanan keluarga atau kelompok. Tata ruangnya dipadukan dengan dua layar berukuran 14,3 inci yang memberi tampilan modern pada area dasbor dan memudahkan akses terhadap informasi kendaraan maupun hiburan. Sistem audio Dynamic Sound Yamaha Ultimate dengan 12 speaker dirancang untuk menghadirkan pengalaman suara yang lebih menyeluruh di dalam kabin. Untuk menambah kesan lapang dan terang, tersedia panoramic glass roof yang membentang di bagian atas kabin. Fitur tersebut melengkapi suasana interior, terutama selama perjalanan jauh. Perpaduan layar besar, audio premium, dan atap kaca menjadikan ruang penumpang berorientasi pada kenyamanan sekaligus kemudahan penggunaan.

Kenyamanan bagi pengemudi juga didukung jok depan dengan pengaturan elektrik. Posisi duduk dapat disesuaikan lebih mudah, sementara fungsi memori memungkinkan pengaturan tertentu disimpan dan dipanggil kembali. Fitur ini berguna ketika kendaraan digunakan bergantian oleh beberapa pengemudi, karena membantu mengurangi kebutuhan untuk mengatur ulang posisi jok setiap kali perjalanan dimulai. Bersama konfigurasi tujuh tempat duduk, perlengkapan tersebut menunjukkan perhatian pada kebutuhan penumpang dan pengemudi dalam penggunaan harian maupun perjalanan panjang.

Untuk membantu meningkatkan kewaspadaan, Pajero terbaru dibekali rangkaian keselamatan Diamond Sense dan bantuan pengemudi MI-Pilot. Lane Departure Warning memberi peringatan apabila kendaraan terdeteksi menyimpang dari jalurnya, sementara Lane Keep Assist membantu pengemudi mempertahankan posisi kendaraan di jalur. Traffic Sign Recognition dapat mengenali rambu lalu lintas dan menyampaikan informasinya kepada pengemudi. Saat kendaraan bergerak mundur, Rear Cross Traffic Brake membantu mendeteksi lalu lintas yang melintas dari sisi belakang dan dapat memberikan bantuan pengereman. Berbagai teknologi tersebut melengkapi perhatian pengemudi, bukan menggantikannya. Pengemudi tetap perlu mengendalikan kendaraan, memperhatikan kondisi sekitar, serta menyesuaikan kecepatan dengan situasi jalan dan cuaca.

Mitsubishi Motors berencana memasarkan All-New Pajero secara bertahap ke sekitar 100 negara dan wilayah mulai tahun fiskal 2027. Rencana tersebut menunjukkan bahwa model ini disiapkan untuk pasar internasional, tetapi distribusinya tidak berarti berlangsung serentak di seluruh negara. Pelaksanaan akan mengikuti tahapan pemasaran yang ditetapkan perusahaan, sehingga waktu ketersediaan dapat berbeda menurut pasar.

Angka sekitar 100 negara dan wilayah menggambarkan cakupan tujuan pemasaran yang direncanakan, bukan daftar pasar yang seluruhnya sudah dipastikan menerima kendaraan pada waktu yang sama. Istilah “mulai tahun fiskal 2027” juga merujuk pada awal periode rencana ekspansi, bukan jaminan bahwa peluncuran di setiap negara akan dilakukan pada tahun tersebut.

Baca juga: Informasi Terbaru Terkait Aktivitas Demo di Jakarta | Profil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kasus Terbaru KPK | Pameran Otomotif GIIAS Bandung 2026: Memperkenalkan Teknologi Terbaru