Munisi Roket C-90 Meledak di Gudang Puspalad Madiun, Korban Dievakuasi ke RSUD Caruban

MADIUN, 16 Juli 2026 – Insiden ledakan terjadi di kompleks Gudang Komoditi Gupusmu II Puspalad, Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (16/7/2026). Peristiwa tersebut melibatkan munisi roket C-90 Instalansa saat kegiatan pemeriksaan material rudal dan roket yang telah memasuki masa kedaluwarsa.

Ledakan yang terjadi di Gudang “D” MKB Gud Komoditi Gupusmu II Puspalad sekitar pukul 09.00 WIB itu mengakibatkan satu personel meninggal dunia, empat orang mengalami luka berat, serta dua lainnya mengalami luka ringan. Seluruh korban langsung mendapatkan penanganan medis setelah kejadian.

Berdasarkan informasi di lapangan, kegiatan pemeriksaan material (rikmat) terhadap munisi yang sudah tidak layak pakai tersebut telah dimulai sejak pagi hari. Sebanyak tujuh personel berada di dalam gudang untuk melaksanakan proses pemeriksaan sesuai jadwal kegiatan yang telah ditentukan.

Saat proses pemeriksaan berlangsung, sebuah munisi roket C-90 Instalansa secara tiba-tiba mengalami pergerakan dan meluncur hingga menghantam bagian pintu baja gudang yang berada di sisi lain. Benturan tersebut kemudian memicu ledakan yang menyebabkan kerusakan pada bangunan gudang serta menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

Pasca kejadian, para korban segera dievakuasi dari lokasi dan dibawa menuju RSUD Panti Waluyo Caruban untuk memperoleh pertolongan medis. Tim kesehatan yang dipimpin dokter jaga RSUD Panti Waluyo Caruban, dr. Haris Kurniawan, langsung melakukan tindakan penanganan terhadap seluruh korban yang tiba di rumah sakit sekitar pukul 10.00 WIB.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Serda Hengky Noto Susanto (NRP 31090200360790), yang menjabat sebagai Baurikmu Siminhar Simingud Bagum Gupusmu II Puspalad. Sementara korban luka berat masing-masing adalah Sertu Yusuf Felani, Serda Ridwan, PNS Untung Sampir Wiyono, dan PNS Parno. Adapun korban luka ringan yakni Peltu M Arifin dan Koptu Eko Setobudi.

Selain menimbulkan korban personel, ledakan tersebut juga menyebabkan kerusakan berat pada Gudang “D” MKB Gud Komoditi Gupusmu II Puspalad serta mengakibatkan sejumlah munisi roket C-90 Instalansa terdampak. Hingga Kamis sore, proses penanganan korban, pengamanan lokasi, serta pendalaman terkait penyebab pasti ledakan masih terus dilakukan oleh pihak terkait.

Pewarta: Abdul Latif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *