Jakarta | Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta membuka pendaftaran program pertukaran pelajar FLEX Global untuk tahun akademik 2027–2028. Kesempatan ini ditujukan kepada pelajar Indonesia berusia 15–16 tahun yang ingin memperoleh pengalaman belajar dan kehidupan sehari-hari di Amerika Serikat. Bagi peserta yang terpilih, program tersebut memberikan kesempatan untuk menempuh pendidikan selama satu tahun akademik di sebuah sekolah menengah atas di Amerika. Pengalaman ini memungkinkan pelajar mengenal lingkungan pendidikan baru sekaligus menjalani kehidupan dalam masyarakat setempat. Pendaftaran yang dibuka menjadi langkah awal bagi calon peserta untuk mengikuti proses seleksi dan menunjukkan kesiapan mereka untuk berpartisipasi dalam pertukaran budaya lintas negara.
Selama mengikuti program, peserta akan tinggal bersama keluarga angkat di Amerika Serikat. Pengaturan ini menjadi bagian penting dari pengalaman pertukaran, karena pelajar tidak hanya belajar di sekolah, tetapi juga beradaptasi dengan rutinitas dan kehidupan keluarga di lingkungan barunya. Tinggal bersama keluarga angkat memberi kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat dan mengenal kebiasaan sehari-hari dari dekat. Pada saat yang sama, peserta membawa pengalaman serta latar belakang Indonesia ke dalam kehidupan keluarga dan komunitas tersebut. Dengan demikian, program ini menghadirkan pengalaman belajar yang berlangsung di ruang kelas maupun di luar sekolah sepanjang satu tahun akademik.
FLEX Global merupakan program berbasis prestasi, dan proses seleksinya sangat kompetitif. Karena itu, kesempatan ini tidak otomatis tersedia bagi setiap pendaftar; calon peserta perlu mengikuti tahapan seleksi dan bersaing dengan pelamar lain. Program ini diselenggarakan oleh Biro Urusan Pendidikan dan Kebudayaan di bawah Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat. Penyelenggaraan tersebut menempatkan pertukaran pendidikan dan budaya sebagai bagian dari tujuan program. Bagi pelajar Indonesia yang memenuhi rentang usia, pendaftaran 2027–2028 dapat menjadi kesempatan untuk mempertimbangkan pengalaman akademik internasional sekaligus hidup bersama keluarga angkat. Informasi mengenai persyaratan dan tahapan pendaftaran sebaiknya diperiksa melalui pengumuman resmi Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, agar calon peserta memahami ketentuan yang berlaku sebelum mengajukan diri.
Program pertukaran FLEX Global dirancang untuk memberi pelajar Indonesia pengalaman belajar yang melampaui ruang kelas. Selama mengikuti kegiatan di Amerika Serikat, peserta dapat mengenal lingkungan baru, bertukar gagasan, dan memahami cara masyarakat setempat menghadapi tantangan. Pengalaman tersebut juga diarahkan untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan yang nantinya dapat mereka manfaatkan setelah kembali ke Indonesia, baik di sekolah maupun di komunitas masing-masing.
Fokus program mencakup kewirausahaan, teknologi, kecerdasan super (SI), dan kepemimpinan. Peserta diperkenalkan pada gagasan serta praktik yang mendorong kreativitas, pemecahan masalah, dan keberanian mengambil inisiatif. Melalui aktivitas dan pertemuan bersama komunitas, mereka berkesempatan melihat bagaimana inovasi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai kegiatan juga menyoroti keunggulan Amerika Serikat dalam bidang bisnis, teknologi, dan kewirausahaan, sekaligus membuka ruang untuk membandingkan pendekatan tersebut dengan kondisi di Indonesia.
Aspek kepemimpinan menjadi bagian penting dari pengalaman ini. Peserta dapat belajar menyampaikan ide, bekerja sama dengan orang lain, dan mengambil peran dalam kegiatan bersama. Mereka juga diharapkan mengembangkan rasa percaya diri serta kemampuan beradaptasi, dua bekal yang berguna untuk mendorong perubahan positif di lingkungan asal. Dengan demikian, pertukaran tidak berhenti pada pengalaman pribadi, tetapi dapat menjadi landasan bagi kontribusi yang lebih luas setelah peserta pulang.
John Slover, pejabat diplomasi publik Kedutaan Besar AS di Jakarta, menyampaikan bahwa program ini memberi peserta kesempatan untuk melihat inovasi dan kehidupan bermasyarakat di Amerika Serikat, sekaligus mengembangkan diri sebagai calon pemimpin. Kedutaan mengajak pelajar yang berdedikasi, berinisiatif, bersemangat belajar, dan siap membawa perubahan untuk mempertimbangkan kesempatan tersebut. Sikap terbuka dan kemauan terlibat aktif dapat membantu peserta memperoleh manfaat maksimal dari program.
Sekembalinya ke Indonesia, peserta diharapkan menerapkan pengetahuan dan keterampilan baru untuk mendukung komunitas mereka. Mereka dapat berbagi pengalaman, mengembangkan inisiatif, atau mengajak rekan sebaya berpartisipasi dalam kegiatan yang bermanfaat. Dalam jangka panjang, alumni juga diharapkan menjadi mitra bagi Amerika Serikat, membangun hubungan dan kerja sama yang berkelanjutan masyarakat kedua negara.
Calon peserta FLEX Global tahun ajaran 2027–2028 perlu memeriksa persyaratan usia dan jenjang sekolah sebelum mengajukan pendaftaran. Ketentuan usia menetapkan bahwa pelamar harus lahir 15 Januari 2010 dan 15 Agustus 2011, termasuk kedua tanggal tersebut. Selain itu, ketika mendaftar, mereka harus sedang duduk di kelas 10 atau kelas 11 sekolah menengah di negara tempat permohonan diajukan. Karena batas usia dan kelas berlaku secara bersamaan, pelajar sebaiknya memastikan bahwa data tanggal lahir dan status sekolahnya sesuai dengan ketentuan program.
Dari sisi akademik, peserta diharapkan memiliki nilai yang baik. Pengumuman juga mensyaratkan bahwa pelamar pernah mempelajari bahasa Inggris dan mampu menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris. Dengan demikian, pengalaman belajar saja belum cukup; calon peserta perlu siap memperlihatkan bahwa mereka dapat menggunakan bahasa tersebut sesuai kebutuhan seleksi dan kehidupan selama program. Persiapan dapat mencakup meninjau kembali kemampuan membaca, menulis, memahami, dan berkomunikasi, tanpa menganggap satu bentuk latihan tertentu sebagai syarat resmi apabila tidak disebutkan dalam pengumuman.
Persyaratan administratif dan imigrasi juga perlu diperhatikan. Pelamar harus memenuhi ketentuan kelayakan visa Amerika Serikat, merupakan warga negara dari negara peserta program, serta memenuhi syarat untuk memperoleh paspor internasional yang dikeluarkan oleh negara tempat mereka mendaftar. Kewarganegaraan dan kelayakan memperoleh paspor karena itu perlu diperiksa sejak awal, terutama sebelum calon peserta menginvestasikan waktu dalam proses aplikasi. Pemenuhan syarat ini tidak menggantikan ketentuan usia, sekolah, akademik, dan bahasa; seluruh kriteria perlu dipenuhi.
Pengumuman menyatakan FLEX Global terbuka bagi pelajar dari 31 negara. Negara yang disebutkan mencakup Argentina, Armenia, Bahrain, Bosnia dan Herzegovina, Brasil, Mesir, Georgia, Yunani, India, Yordania, Kazakhstan, Kenya, Kosovo, Kirgistan, Moldova, Mongolia, Montenegro, Maroko, Makedonia Utara, Pakistan, Polandia, Rumania, Serbia, Tajikistan, Thailand, Tunisia, Turki, Turkmenistan, Ukraina, dan Uzbekistan. Pelajar perlu mengajukan permohonan melalui negara yang memenuhi ketentuan kewarganegaraan dan tempat tinggal dalam pengumuman resmi. Sebelum mendaftar, periksa kembali rincian negara, tanggal, dan dokumen langsung dari informasi terbaru program, karena persyaratan dapat berubah atau diperjelas oleh penyelenggara.
Pelajar Indonesia yang berminat mengikuti program pertukaran FLEX Global ke Amerika Serikat dapat mendaftar melalui situs resmi seleksibinaantarbudaya.or.id. Batas akhir pendaftaran yang tercantum dalam pengumuman adalah 27 Oktober 2026. Karena tanggal tersebut merupakan tenggat, calon peserta sebaiknya memperhatikan waktunya dan mengakses kanal pendaftaran sebelum batas akhir, agar memiliki kesempatan membaca informasi yang tersedia dengan cermat. Pendaftaran dan rincian terkait program perlu dirujuk langsung melalui kanal resmi yang disebutkan, bukan berdasarkan informasi yang belum terkonfirmasi dari sumber lain.
Untuk memperoleh keterangan lebih lanjut mengenai program, pembaca dapat mengunjungi id.usembassy.gov/flex/. Informasi juga dapat dipantau melalui akun Instagram @usembassyjkt, yang disebutkan sebagai kanal informasi lanjutan dalam pengumuman. Menggunakan sumber resmi membantu calon peserta mengikuti pemberitahuan yang relevan dan memastikan informasi mengenai program sesuai dengan pengumuman penyelenggara. Jika terdapat pembaruan, perubahan, atau penjelasan tambahan, periksa kembali kanal tersebut secara berkala.
Pengumuman yang tersedia menyebutkan alamat situs pendaftaran dan tanggal batas akhir, tetapi tidak merinci tahapan seleksi maupun dokumen yang perlu disiapkan. Oleh karena itu, calon peserta sebaiknya tidak mengandalkan daftar persyaratan atau urutan proses yang tidak dinyatakan dalam sumber resmi.
Baca juga: Bentuk Karakter Pelajar Sejak Dini, Babinsa Lakukan Manunggal Pendidikan | Peluang dan Tantangan AI bagi UMKM di Indonesia





