Pemilik Rumah Dinas di Cijantung Diperiksa Terkait Dugaan Aktivitas Judi Online

Pemilik Rumah Dinas di Cijantung Diperiksa Terkait Dugaan Aktivitas Judi Online

JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 9 Oktober 2026, Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah memeriksa terduga pemilik rumah dinas di Kompleks KPAD Cijantung, Jakarta Timur. Rumah tersebut diduga digunakan sebagai lokasi aktivitas judi online. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui keterkaitan pemilik rumah dengan kegiatan yang berlangsung di dalam bangunan tersebut, sekaligus menelusuri informasi mengenai penggunaan fasilitas dinas itu.

Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen Muhammad Nas menyampaikan bahwa pemilik rumah telah dimintai keterangan. Pernyataan tersebut disampaikan saat dihubungi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Menurut dia, pemeriksaan masih berjalan sehingga TNI belum dapat memastikan apakah pemilik rumah mengetahui adanya aktivitas judi online di lokasi tersebut. Keterangan dari pihak yang diperiksa akan menjadi bagian dari proses penelusuran yang sedang dilakukan.

Hingga pemeriksaan berlangsung, belum ada kesimpulan mengenai tingkat pengetahuan ataupun keterlibatan pemilik rumah dalam dugaan kegiatan tersebut. TNI masih mengumpulkan dan mencermati informasi yang tersedia, termasuk kondisi pemanfaatan rumah dinas serta aktivitas yang diduga berlangsung di sana. Langkah ini diperlukan agar penanganan perkara didasarkan pada fakta dan keterangan yang dapat diverifikasi.

Brigjen Muhammad Nas menegaskan bahwa hasil pemeriksaan akan ditelusuri lebih lanjut. TNI akan mengevaluasi keterangan yang diperoleh dan mencocokkannya dengan temuan lain dalam proses pemeriksaan. Karena proses tersebut belum selesai, informasi mengenai dugaan judi online di rumah dinas itu masih bersifat awal. Perkembangan berikutnya akan bergantung pada hasil pendalaman serta bukti yang ditemukan oleh pihak terkait.

Sebanyak 11 warga sipil telah diamankan dalam perkara yang berkaitan dengan dugaan aktivitas judi online di rumah dinas kawasan Cijantung. Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono pada Kamis, 8 Oktober. Dari jumlah tersebut, enam orang merupakan laki-laki dan lima lainnya perempuan.

Setelah diamankan, seluruh warga sipil tersebut dibawa ke Detasemen Polisi Militer (Denpom). Mereka menjalani pemeriksaan dan pendalaman untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai aktivitas yang berlangsung di lokasi. Proses tersebut dilakukan guna mengklarifikasi peran masing-masing orang serta menelusuri rangkaian kegiatan yang diduga berkaitan dengan pengoperasian layanan judi online.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan, para warga sipil itu diduga berperan sebagai operator. Dugaan tersebut masih menjadi bagian dari pendalaman yang dilakukan oleh pihak berwenang, sehingga informasi mengenai peran mereka perlu ditempatkan sesuai dengan hasil pemeriksaan yang sedang berlangsung. Pemeriksaan di Denpom juga diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kegiatan, pola operasional, serta hubungan para warga sipil dengan aktivitas di rumah dinas tersebut.

Pengamanan terhadap 11 orang itu menjadi salah satu langkah dalam penanganan perkara. Pihak terkait masih mengumpulkan keterangan dan menelusuri fakta-fakta di lapangan sebelum menyampaikan informasi lebih lanjut. Dengan demikian, rincian mengenai aktivitas yang berlangsung di lokasi dan keterlibatan setiap orang masih menunggu hasil pemeriksaan serta pendalaman yang dilakukan oleh Denpom.

Petugas mengamankan sejumlah barang dari rumah dinas di Cijantung dalam penindakan yang berkaitan dengan dugaan aktivitas judi online. Barang-barang tersebut menjadi bagian dari temuan di lokasi dan turut diamankan untuk mendukung proses pemeriksaan lebih lanjut. Pengamanan dilakukan bersamaan dengan penanganan lokasi rumah dinas yang kini menjadi bagian dari rangkaian pemeriksaan.

Berdasarkan informasi yang tersedia, barang bukti yang diamankan meliputi 32 unit komputer. Selain itu, petugas juga membawa 14 telepon seluler dari lokasi tersebut. Jumlah tersebut dicatat sebagai bagian dari barang yang ditemukan dan diamankan dalam penindakan di rumah dinas itu.

Petugas turut mengamankan sembilan kartu tanda penduduk. Dengan demikian, barang yang diamankan dari lokasi terdiri atas perangkat komputer, telepon seluler, dan kartu tanda penduduk dengan jumlah keseluruhan sebagaimana disebutkan dalam hasil penindakan. Rincian tersebut menjadi bagian dari data yang perlu diperiksa dalam proses selanjutnya.

Seluruh barang bukti tersebut diamankan bersama lokasi rumah dinas untuk mendukung pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan terhadap barang-barang itu dilakukan sebagai bagian dari upaya mengumpulkan informasi terkait perkara yang sedang ditangani. Untuk saat ini, keterangan yang tersedia hanya menyebutkan jenis dan jumlah barang yang diamankan, tanpa menjelaskan fungsi ataupun kepemilikan masing-masing barang. Data mengenai 32 unit komputer, 14 telepon seluler, dan sembilan kartu tanda penduduk selanjutnya menjadi bagian dari materi pemeriksaan petugas.

Kasus dugaan aktivitas judi online di salah satu rumah dinas kawasan Cijantung bermula dari laporan dan kepedulian warga sekitar. Pada Minggu, 4 Oktober, masyarakat mencurigai adanya kegiatan yang tidak wajar di rumah tersebut. Kecurigaan itu kemudian disampaikan kepada pihak terkait agar dapat dilakukan pemeriksaan secara langsung. Laporan warga menjadi perhatian karena aktivitas di lokasi dinilai berbeda dari penggunaan rumah dinas pada umumnya, sehingga diperlukan langkah verifikasi dan pengamanan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Kodim 0505/Jakarta Timur bersama unsur kewilayahan mendatangi lokasi. Kedatangan petugas dilakukan untuk memastikan kondisi rumah, mengamankan area, serta mencegah kemungkinan hilangnya atau berubahnya barang yang berkaitan dengan dugaan aktivitas tersebut. Dalam pemeriksaan awal, petugas mengamankan tempat dan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi. Seluruh penanganan selanjutnya diserahkan kepada pihak berwenang untuk menjalani proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebagai bagian dari pengamanan, lokasi rumah dipasangi garis polisi. Pembatasan akses tersebut bertujuan menjaga kondisi tempat tetap sebagaimana saat pertama kali diperiksa, sekaligus mendukung proses pendalaman terhadap barang bukti dan keterangan dari pihak-pihak terkait. Aliran listrik di rumah itu juga dipadamkan untuk mendukung pengamanan selama pemeriksaan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan secara terukur guna mengurangi risiko serta memastikan lokasi tidak digunakan sebelum proses pemeriksaan selesai.

Penanganan perkara ini masih berfokus pada pemeriksaan dan pengumpulan informasi. Status serta keterkaitan setiap barang yang diamankan akan ditentukan melalui proses lebih lanjut oleh instansi yang berwenang. Dengan demikian, dugaan aktivitas judi online tersebut tetap perlu dilihat berdasarkan hasil pemeriksaan resmi dan bukti yang tersedia.

Donny menyampaikan bahwa penindakan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk membantu mengungkap dan memberantas praktik judi online. Dukungan terhadap laporan masyarakat, pengamanan lokasi, dan penyerahan penanganan kepada pihak berwenang diharapkan dapat memperkuat upaya bersama dalam mencegah aktivitas ilegal tersebut.