Jakarta | Pria berinisial Y akhirnya muncul ke hadapan publik setelah rekaman video call dirinya bersama Ruben Onsu menjadi perhatian. Kemunculan tersebut dilakukan untuk memberikan klarifikasi mengenai percakapan yang terekam dan beredar di tengah masyarakat. Sebelumnya, identitas Y belum banyak diketahui, sementara potongan video itu memunculkan berbagai tanggapan serta pertanyaan dari pembaca.
Isu tersebut menjadi sorotan karena turut berada dalam rangkaian polemik yang menyeret nama Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah. Rekaman video call itu kemudian dibicarakan dalam konteks hubungan sejumlah pihak yang namanya muncul dalam pemberitaan. Situasi tersebut membuat penjelasan dari Y dinantikan, terutama untuk mengetahui alasan dirinya memilih berbicara secara terbuka setelah video tersebut menjadi konsumsi publik.
Dalam keterangannya, Y menyampaikan alasan mengapa ia akhirnya membuka suara. Pernyataan itu menjadi bagian penting dari pemberitaan karena memberikan sudut pandang langsung dari sosok yang terlihat melakukan video call dengan Ruben. Kehadiran Y juga membuat perhatian publik kembali tertuju pada isi rekaman serta latar belakang munculnya isu tersebut.
Rangkuman berita mengenai kemunculan Y dan klarifikasinya ini disusun pada Selasa, 13 Oktober 2026. Pada waktu tersebut, pembahasan mengenai video call dengan Ruben Onsu masih dikaitkan dengan polemik yang turut membawa nama Sarwendah. Publik pun mencermati penjelasan Y sebagai informasi dari pihak yang berada dalam rekaman, tanpa mengabaikan konteks pemberitaan yang telah lebih dahulu berkembang.
Dengan tampil dan memberikan keterangan, Y menjadi salah satu tokoh yang mendapat perhatian dalam isu tersebut. Pernyataannya membuka ruang bagi publik untuk memahami alasan di balik keputusannya berbicara mengenai video call itu. Penjelasan Y menjadi fokus awal dalam rangkuman ini, sejalan dengan perhatian pembaca terhadap polemik yang melibatkan Ruben Onsu dan Sarwendah.
Pria berinisial Y menyampaikan klarifikasi mengenai video call dengan Ruben Onsu yang belakangan beredar di media sosial. Dalam pernyataannya, Y menegaskan bahwa rekaman tersebut merupakan video asli. Ia menyebut tidak ada bagian yang diedit, dipotong untuk mengubah konteks, ataupun direkayasa. Penegasan itu disampaikan untuk menjawab perhatian publik terhadap keaslian materi yang beredar, tanpa memaparkan lebih jauh isi percakapan dalam rekaman tersebut.
Klarifikasi dari Y muncul setelah Sarwendah mengunggah sejumlah potongan video melalui akun Instagram pribadinya. Unggahan itu memperlihatkan bagian-bagian percakapan Sarwendah dan Ruben melalui fitur video call. Materi yang dibagikan kemudian menjadi perhatian karena berkaitan dengan pembahasan mengenai rekaman yang turut menyeret nama Y. Dalam konteks tersebut, pernyataan Y berfokus pada status rekaman, yakni bahwa video itu bukan hasil penyuntingan maupun rekayasa.
Unggahan Sarwendah juga disertai keterangan mengenai klaim seseorang bernama Artos. Dalam keterangan tersebut, Artos disebut mengetahui interaksi Ruben dan Y. Informasi itu dicantumkan sebagai bagian dari unggahan Sarwendah, sementara Y memberikan penegasan tersendiri terkait keaslian rekaman video call yang beredar. Pernyataan tersebut tidak memerinci isi percakapan ataupun menjelaskan hal-hal lain di luar klaim mengenai keaslian video dan pihak yang disebut mengetahui interaksi tersebut. Dengan demikian, fokus klarifikasi Y berada pada bantahan terhadap dugaan adanya editan atau rekayasa dalam rekaman, sedangkan rincian percakapan tidak disampaikan dalam pernyataan yang tersedia.
Y menjelaskan bahwa keputusan untuk tampil dan berbicara bukan semata-mata karena wajahnya dalam rekaman video call telah diburamkan. Menurutnya, ada persoalan yang perlu diluruskan kepada publik, terutama setelah muncul tudingan bahwa dirinya dan Artos menerima bayaran dari pihak lain untuk menjatuhkan Ruben Onsu. Tuduhan tersebut disebut menjadi alasan penting bagi Y untuk memberikan klarifikasi secara terbuka, meskipun identitas visualnya tidak ditampilkan secara jelas dalam video yang beredar.
Y juga menyatakan bahwa ia mengizinkan rekaman tersebut digunakan oleh Sarwendah. Persetujuan itu diberikan agar konteks video dapat diketahui dan tidak hanya dipahami berdasarkan potongan informasi atau dugaan yang berkembang di ruang publik. Bagi Y, penggunaan rekaman tersebut berkaitan dengan keinginannya untuk menjelaskan posisi dirinya sekaligus merespons tudingan mengenai adanya imbalan tertentu di balik kemunculan video itu.
Dalam keterangannya, Y membantah telah menerima bayaran apa pun dari pihak lain. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak mendapatkan uang maupun bentuk imbalan lain untuk membuat pernyataan atau terlibat dalam rekaman tersebut. Bantahan itu disampaikan sebagai respons langsung terhadap tudingan yang mengaitkan dirinya dan Artos dengan upaya menjatuhkan Ruben Onsu.
Selain membantah isu pembayaran, Y tetap menyatakan bahwa video yang beredar merupakan rekaman asli. Pernyataan tersebut menjadi bagian dari klarifikasi yang ingin disampaikannya setelah namanya ikut disebut dalam pembahasan mengenai video call tersebut. Dengan tampil dan berbicara, Y berusaha menjelaskan alasan keterlibatannya, persetujuannya atas penggunaan rekaman oleh Sarwendah, serta penolakannya terhadap tudingan bahwa ada bayaran di balik rekaman itu, tanpa mengubah pernyataannya menjadi penentuan mengenai pihak yang benar atau salah.
Dalam keterangannya, Y turut menyampaikan informasi mengenai awal mula dirinya mengenal Ruben Onsu. Berdasarkan bahan sumber, Y disebut pernah diajak duduk bersama oleh Ruben. Keterangan tersebut menjadi bagian dari cerita Y ketika menjelaskan hubungan awalnya dengan presenter dan figur publik tersebut. Namun, informasi yang tersedia hanya menyebut adanya ajakan untuk duduk bersama tanpa uraian lebih lanjut mengenai proses perkenalan mereka.
Sumber tidak menjelaskan kapan pertemuan itu berlangsung, di mana Y dan Ruben duduk bersama, maupun siapa saja yang hadir dalam kesempatan tersebut. Tujuan pertemuan juga tidak diterangkan secara khusus. Karena itu, informasi mengenai awal perkenalan keduanya masih terbatas pada pernyataan bahwa Y sempat diajak duduk bersama oleh Ruben. Tidak terdapat keterangan tambahan yang menjelaskan apakah pertemuan tersebut berkaitan dengan pekerjaan, pertemanan, atau keperluan lain.
Y menyampaikan hal tersebut sebagai bagian dari keterangannya mengenai bagaimana ia mengenal Ruben Onsu. Pernyataan itu sekaligus menjadi informasi terakhir yang tersedia mengenai awal hubungan keduanya. Di luar fakta bahwa Ruben disebut sempat mengajak Y duduk bersama, bahan sumber tidak memuat rincian lain tentang waktu, tempat, maksud, ataupun perkembangan hubungan mereka setelah pertemuan tersebut. Oleh sebab itu, informasi mengenai awal perkenalan Y dan Ruben Onsu dapat disampaikan sebatas keterangan tersebut.