RUPSLB GoTo Bahas Penarikan Saham Treasuri dan Perubahan Susunan Pengurus

RUPSLB GoTo Bahas Penarikan Saham Treasuri dan Perubahan Susunan Pengurus

Jakarta | PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 14 Oktober 2026. Rapat tersebut berlangsung di kantor GoTo yang berlokasi di Jakarta Selatan dan dimulai pada pukul 10.00 WIB. Pelaksanaan RUPSLB menjadi salah satu agenda penting bagi perseroan karena mempertemukan manajemen dan pemegang saham untuk membahas sejumlah keputusan strategis yang berkaitan dengan arah perusahaan.

Forum ini diselenggarakan ketika GoTo terus memperkuat tata kelola serta menata berbagai aspek korporasi. Dalam rapat, pemegang saham memperoleh kesempatan untuk mendapatkan penjelasan mengenai agenda yang telah disiapkan perseroan, menyampaikan pandangan, dan memberikan keputusan sesuai kewenangan mereka. Setiap pembahasan dalam RUPSLB diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai langkah perusahaan sekaligus mendukung proses pengambilan keputusan yang transparan.

Salah satu perhatian utama dalam pertemuan tersebut adalah pembahasan agenda korporasi, termasuk penarikan saham treasuri yang menjadi bagian dari rencana perseroan. Selain itu, rapat juga membahas perubahan susunan pengurus GoTo. Agenda mengenai kepengurusan memiliki arti penting karena berkaitan dengan struktur pengawasan dan pengelolaan perusahaan ke depan. Keputusan yang dihasilkan akan menjadi dasar bagi perseroan dalam melanjutkan pelaksanaan strategi bisnis serta memastikan kesinambungan tata kelola.

Dengan digelarnya RUPSLB di kantor GoTo, Jakarta Selatan, pada waktu yang telah ditetapkan, seluruh rangkaian agenda dapat dibahas dalam forum resmi perseroan. Hasil rapat nantinya menjadi informasi penting bagi pemegang saham, investor, dan pemangku kepentingan lainnya. Perubahan maupun keputusan yang disetujui akan memperlihatkan langkah GoTo dalam mengelola struktur modal, memperjelas susunan pengurus, dan menjaga proses korporasi tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Agenda pertama Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) GoTo adalah permintaan persetujuan pemegang saham atas pengurangan modal melalui penarikan kembali sebagian saham treasuri. Usulan tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan yang akan dimintakan persetujuannya dalam rapat, dengan objek berupa saham treasuri yang telah dimiliki melalui program pembelian kembali saham.

Saham treasuri yang menjadi bagian dari usulan ini berasal dari program pembelian kembali saham yang berlangsung pada 12 Juni 2024 hingga 11 Juni 2025. Dengan demikian, saham yang direncanakan untuk ditarik kembali merupakan bagian dari saham yang diperoleh dalam periode pelaksanaan program tersebut. Informasi mengenai periode ini menjadi dasar identifikasi saham yang termasuk dalam agenda pengurangan modal.

Jumlah saham yang direncanakan untuk ditarik kembali adalah 32.186.417.803 saham Seri A. Angka tersebut mencakup sebagian saham treasuri yang menjadi objek permintaan persetujuan dalam RUPSLB. Pemegang saham akan diminta memberikan persetujuan terhadap rencana penarikan kembali dalam jumlah sebagaimana tercantum dalam agenda rapat.

Melalui agenda ini, pembahasan RUPSLB berfokus pada persetujuan formal atas pengurangan modal yang dilakukan dengan menarik kembali sebagian saham treasuri. Rencana tersebut disampaikan bersama rincian mengenai asal saham dan jumlah saham yang akan ditarik kembali, sehingga pemegang saham dapat menilai usulan berdasarkan informasi yang tercantum dalam bahan rapat. Persetujuan yang diminta secara khusus berkaitan dengan penarikan 32.186.417.803 saham Seri A dari saham treasuri yang berasal dari program pembelian kembali saham periode 12 Juni 2024 sampai dengan 11 Juni 2025.

Agenda kedua dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) GoTo membahas permintaan persetujuan pemegang saham atas pengunduran diri Catherine Hindra Sutjahyo dari jabatannya sebagai wakil direktur utama. Agenda ini menjadi bagian dari pembahasan perubahan susunan pengurus perseroan yang diajukan untuk memperoleh keputusan resmi dalam rapat.

Dalam pelaksanaannya, pemegang saham diminta memberikan persetujuan terhadap pengunduran diri tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Persetujuan RUPSLB diperlukan agar perubahan susunan pengurus GoTo memiliki dasar keputusan korporasi yang jelas dan dapat ditindaklanjuti oleh perseroan. Manajemen menyampaikan agenda tersebut sebagai bagian dari informasi mengenai struktur kepengurusan GoTo, tanpa memberikan keterangan mengenai alasan di balik pengunduran diri Catherine Hindra Sutjahyo.

Apabila pengunduran diri itu disetujui dalam RUPSLB, susunan pengurus GoTo tidak lagi mencantumkan jabatan wakil direktur utama. Dengan demikian, perubahan tersebut bukan hanya menyangkut pergantian individu, tetapi juga menegaskan bahwa tidak terdapat posisi wakil direktur utama dalam susunan pengurus perseroan setelah keputusan rapat berlaku. Seluruh perubahan akan mengikuti hasil persetujuan pemegang saham serta pencatatan dan penyampaian informasi sesuai prosedur perusahaan.

Pembahasan agenda ini menunjukkan bahwa RUPSLB GoTo tidak hanya berfokus pada penarikan saham treasuri, tetapi juga mencakup penataan struktur kepengurusan. Keputusan mengenai pengunduran diri Catherine Hindra Sutjahyo akan menjadi rujukan bagi susunan pengurus perseroan berikutnya. Karena sumber resmi tidak menyebutkan alasan pengunduran diri, informasi mengenai agenda ini terbatas pada permintaan persetujuan pemegang saham dan konsekuensinya terhadap keberadaan jabatan wakil direktur utama.

Setelah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), susunan pengurus GoTo terdiri atas Dewan Komisaris dan Direksi. Nama serta jabatan masing-masing pengurus disampaikan secara terpisah untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai struktur kepemimpinan perseroan.

Agus D.W. Martowardojo menjabat sebagai Komisaris Utama. Dalam jajaran komisaris independen, terdapat John A. Prasetio, Dirk van den Berghe, dan Marjorie Tiu Lao. Ketiganya tercatat sebagai Komisaris Independen.

Selain itu, Wishnutama Kusubandi, Andre Soelistyo, dan Santoso Kartono menjabat sebagai Komisaris. Dengan demikian, Dewan Komisaris GoTo setelah persetujuan RUPSLB mencakup satu Komisaris Utama, tiga Komisaris Independen, dan tiga Komisaris.

Hans Patuwo menjabat sebagai Direktur Utama. Posisi direktur diisi oleh Simon Tak Leung Ho, Sudhanshu Raheja, R.A. Koesmoehadiani, Monica Lynn Mulyanto, dan Wuzhen (William) Xiong.

Secara lengkap, jajaran Direksi GoTo terdiri atas satu Direktur Utama dan lima Direktur. Hans Patuwo menjalankan jabatan sebagai Direktur Utama, sedangkan Simon Tak Leung Ho, Sudhanshu Raheja, R.A. Koesmoehadiani, Monica Lynn Mulyanto, serta Wuzhen (William) Xiong tercatat sebagai Direktur.

Susunan tersebut merupakan komposisi pengurus GoTo setelah persetujuan RUPSLB sebagaimana informasi yang tersedia. Penyebutan jabatan dilakukan sesuai dengan posisi masing-masing, tanpa menambahkan keterangan mengenai perubahan lain di luar informasi tersebut.

Baca juga: Perubahan Jadwal KRL Jabodetabek September 2026 | Meneliti Perubahan Desil DTSEN dan Mencari Tahu Status Bansos