Jakarta | Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian meninggalkan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta pada Rabu, 14 Oktober 2026. Rustian keluar sekitar pukul 14.50 WIB setelah menjalani pemeriksaan yang berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT).
Rustian meninggalkan gedung tersebut dengan menggunakan taksi. Kepergiannya dari Gedung KPK berlangsung setelah ia menyelesaikan pemeriksaan pada hari yang sama. Waktu kepulangan Rustian tercatat sekitar pukul 14.50 WIB, sebagaimana dilaporkan dari lokasi pemeriksaan di Jakarta.
Sebelumnya, Rustian berada di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan terkait operasi tangkap tangan. Setelah keluar dari gedung, Sestama BNPB itu langsung meninggalkan kawasan KPK menggunakan taksi. Peristiwa tersebut menjadi bagian dari rangkaian pemberitaan mengenai pemeriksaan di lembaga antirasuah pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Dengan demikian, Rustian telah keluar dari Gedung KPK Jakarta usai menjalani pemeriksaan. Ia meninggalkan lokasi sekitar pukul 14.50 WIB dan memilih taksi sebagai kendaraan untuk pergi dari gedung tersebut. Informasi yang tersedia mengenai peristiwa ini mencakup waktu keluarnya Rustian, lokasi pemeriksaan, serta kendaraan yang digunakan saat meninggalkan Gedung KPK.
Usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Sestama BNPB Rustian terlihat meninggalkan area gedung dengan menggunakan taksi. Saat keluar, ia mengenakan masker dan kemeja putih. Dua hal tersebut tampak jelas pada penampilan Rustian ketika berada di sekitar pintu keluar gedung. Setelah berada di luar, Rustian melanjutkan pergerakannya menuju taksi yang digunakan untuk meninggalkan lokasi.
Keberadaan Rustian di area tersebut berlangsung setelah proses pemeriksaan selesai. Sejumlah wartawan dan pihak lain berada di lokasi ketika ia keluar dari gedung. Rustian kemudian meninggalkan kawasan Gedung KPK menggunakan taksi. Rangkaian peristiwa yang terlihat di lokasi hanya menunjukkan perpindahan Rustian dari gedung menuju kendaraan yang membawanya pergi.
Selama berada di sekitar pintu keluar, Rustian tidak memberikan komentar kepada wartawan. Ia juga tidak menyampaikan keterangan kepada pihak yang berada di lokasi. Tidak ada pernyataan yang disampaikan setelah ia keluar dari gedung hingga kemudian meninggalkan area dengan taksi. Dengan demikian, informasi yang terlihat pada momen tersebut terbatas pada penampilannya yang menggunakan masker dan kemeja putih serta keberangkatannya dari Gedung KPK.
Rustian tampak tetap mengenakan masker dan kemeja putih ketika meninggalkan gedung. Setelah keluar, ia tidak memberikan komentar sedikit pun kepada wartawan maupun pihak lain yang berada di tempat itu. Ia kemudian pergi menggunakan taksi, sehingga momen setelah pemeriksaan tersebut berakhir dengan keberangkatannya dari kawasan Gedung KPK. Tidak terdapat keterangan lisan dari Rustian yang disampaikan kepada orang-orang di lokasi pada saat itu.
Usai menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sestama BNPB Rustian terlihat meninggalkan lokasi pada sekitar pukul 14.50 WIB. Waktu tersebut menjadi penanda urutan kejadian setelah proses pemeriksaan yang berlangsung di gedung lembaga antirasuah itu. Rustian keluar dari gedung dan kemudian bergerak meninggalkan area KPK.
Saat keluar, Rustian tidak menyampaikan pernyataan kepada awak media. Tidak ada keterangan yang disampaikan mengenai pemeriksaan maupun hal lain sebelum ia meninggalkan lokasi. Keberadaannya di sekitar Gedung KPK pun hanya berlangsung hingga ia keluar dan bersiap melanjutkan perjalanan.
Setelah keluar dari gedung, Rustian langsung pergi dengan menggunakan taksi. Kendaraan tersebut digunakan untuk meninggalkan area Gedung KPK setelah pemeriksaan selesai. Urutan peristiwa yang terlihat adalah Rustian keluar sekitar pukul 14.50 WIB, tidak memberikan pernyataan, lalu meninggalkan lokasi menggunakan taksi.
Dengan demikian, kepulangan Rustian dari Gedung KPK berlangsung tanpa penjelasan kepada media. Ia tidak berhenti untuk memberikan komentar setelah keluar dari gedung, melainkan segera melanjutkan perjalanan dengan taksi. Tidak terdapat keterangan lebih lanjut mengenai tujuan perjalanan tersebut, sehingga informasi yang tersedia hanya mencakup waktu keluar, tidak adanya pernyataan, serta penggunaan taksi untuk meninggalkan lokasi.
Pemeriksaan terhadap Sestama BNPB Rustian berlangsung dalam konteks operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan BNPB wilayah Jabodetabek. Operasi tersebut berlangsung pada Selasa, 13 Oktober 2026. Informasi mengenai OTT itu menjadi latar dari agenda pemeriksaan sejumlah pihak, termasuk Rustian, di Gedung KPK.
Dalam operasi tersebut, KPK menangkap total 14 orang. Keterangan mengenai jumlah itu disampaikan sebagai bagian dari informasi awal penanganan kegiatan penindakan yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut. Namun, jumlah orang yang diamankan tidak dengan sendirinya menjelaskan status hukum, peran, ataupun keterlibatan masing-masing pihak dalam perkara yang sedang ditangani.
Selain mengamankan sejumlah orang, KPK juga disebut menyita barang bukti berupa uang tunai dan logam mulia emas. Informasi yang tersedia belum memuat nilai uang maupun jumlah emas yang diamankan. Karena itu, rincian mengenai bentuk, lokasi penemuan, serta keterkaitan barang-barang tersebut dengan pihak tertentu belum dapat disampaikan secara lebih jauh.
KPK masih memiliki kewenangan untuk memberikan penjelasan resmi mengenai perkara yang sedang diselidiki, termasuk konstruksi kasus, status pihak-pihak yang diperiksa, serta barang bukti yang telah diamankan. Sampai terdapat keterangan resmi yang lebih lengkap, fakta yang dapat dipastikan baru mencakup pelaksanaan OTT di wilayah Jabodetabek pada 13 Oktober 2026, penangkapan terhadap 14 orang, dan pengamanan uang tunai serta logam mulia emas. Pemeriksaan Rustian juga perlu dipahami sebagai bagian dari proses tersebut, tanpa menyimpulkan keterlibatan atau kesalahan pihak mana pun.