TNI  

Warga dan Satgas TMMD Kodim 1009/Tla Bersatu Rehabilitasi Rumah Tak Layak Huni

Tanah Laut – Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terasa dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1009/Tanah Laut. Kali ini, salah satu sasaran fisik tambahan dalam program TMMD adalah rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Nurcahyo, warga Desa Gunung Melati, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut.

Pada Rabu (7/5/2025), anggota Satgas TMMD dan warga setempat terlihat bersama-sama memulai pengerjaan rumah. Mereka bekerja dengan semangat gotong royong yang tinggi, mengawali perbaikan dengan memperbaiki pondasi rumah, khususnya bagian teras yang menjadi titik awal rehabilitasi.

Tak hanya itu, proses perbaikan dinding rumah juga mulai tampak. Bata ringan disusun satu per satu, menandakan langkah awal menuju hunian yang lebih layak bagi keluarga Bapak Nurcahyo.

Koordinator Sasaran Fisik TMMD ke-124, Kapten Inf Sumaryanto, yang mewakili Dandim 1009/Tanah Laut Letkol Inf Indar Irawan, S.E., M.Han., menyampaikan apresiasi kepada warga yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Antusias warga Desa Gunung Melati sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa rasa kepedulian terhadap sesama masih kuat. Kegiatan gotong royong seperti ini tidak hanya membantu sesama, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan rakyat,” ujar Kapten Inf Sumaryanto di sela-sela kegiatan.

Ia berharap proses rehabilitasi rumah Bapak Nurcahyo dapat berjalan lancar hingga selesai dan memberi manfaat besar bagi keluarga tersebut.

Bapak Nurcahyo, pemilik rumah yang direhabilitasi, tampak terharu saat melihat rumahnya mulai diperbaiki oleh para anggota Satgas TMMD dan warga.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dari Kodim Tanah Laut serta semua warga yang telah membantu. Saya tidak menyangka rumah kami bisa diperbaiki seperti ini. Mudah-mudahan segera selesai dan bisa kami tempati dengan nyaman,” ucapnya, dengan mata berkaca-kaca.

Kegiatan ini kembali membuktikan bahwa semangat gotong royong dan sinergi antara TNI dan rakyat tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.

(Pendim 1009/Tla)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *