KUTAI BARAT.UPDATE NEWS86– Di tengah kesibukannya melaksanakan tugas pada program TNI Manunggal Membangun Desa, Serka Joko Santoso mengalami momen penuh makna saat bertemu dengan seorang anak Sekolah Dasar (SD) di atas kapal penyeberangan Sungai Mahakam, Selasa (3/3/2026).
Peristiwa tersebut terjadi ketika Serka Joko tengah menyeberang menuju lokasi sasaran TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) berupa sumur bor serta pembangunan MCK di Kampung Tering Lama. Seperti biasa, akses menuju lokasi harus ditempuh dengan menggunakan kapal penyeberangan karena terpisah oleh aliran Sungai Mahakam yang luas.
Di atas kapal penyeberangan itulah ia melihat seorang anak berseragam merah putih duduk sambil membawa tas sekolah. Anak tersebut baru saja pulang dari sekolah yang berada di kampung seberang. Melihat hal itu, Serka Joko menyapa dengan ramah dan mengajak sang anak berbincang untuk mengisi waktu selama perjalanan menyebrangi sungai.
Dengan polos dan penuh semangat, anak tersebut menceritakan bahwa setiap hari ia harus menempuh perjalanan menyeberangi Sungai Mahakam untuk bersekolah. Ia berangkat pagi hari menggunakan kapal penyeberangan dan kembali menyeberang saat jam pulang sekolah. Kadang ia harus menunggu kapal datang, bahkan menghadapi cuaca panas maupun hujan.
Meski demikian, ia mengaku tidak pernah mengeluh. Baginya, menuntut ilmu adalah hal penting demi meraih cita-cita dan membanggakan orang tua. Perjuangan menyeberangi sungai sudah menjadi bagian dari rutinitasnya.
Mendengar kisah tersebut, Serka Joko Santoso merasa bangga sekaligus terharu melihat semangat yang dimiliki anak itu. Ia pun memberikan motivasi dan pesan agar tetap giat belajar serta tidak mudah menyerah oleh keadaan.
“Jangan pernah takut dengan rintangan. Sungai yang kamu seberangi setiap hari adalah bukti perjuanganmu untuk masa depan. Tetap semangat belajar dan raih cita-citamu setinggi mungkin,” pesan Serka Joko dengan penuh kepedulian.
Menurutnya, semangat anak-anak di wilayah tersebut menjadi inspirasi tersendiri bagi para anggota Satgas. Di tengah pelaksanaan pembangunan TMAB dan MCK yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mereka juga melihat secara langsung semangat generasi muda dalam memperjuangkan pendidikan.
Momen pertemuan sederhana di atas kapal penyeberangan itu menjadi cerminan kuatnya hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Kehadiran Satgas TMMD tidak hanya membangun fisik berupa sarana air bersih dan sanitasi, tetapi juga menumbuhkan motivasi, kepedulian, serta harapan bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Semangat pejuang cilik penyeberang Sungai Mahakam tersebut menjadi gambaran nyata bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita, selama ada tekad dan kemauan yang kuat.(Mur)*

