Jakarta | Seruan yang tidak biasa menyambut Rizky Febian ketika ia mengikuti Jakarta Running Festival (JRF) 2026. Di tengah langkahnya dalam kategori 10 kilometer, seorang peserta meminta penyanyi tersebut agar segera memiliki anak kedua. Momen itu terjadi pada Minggu, 25 Oktober 2026, saat suasana perlombaan dipenuhi pelari dan pendukung yang bersemangat. Seruan tersebut terdengar di tengah aktivitas lari, sehingga menjadi kejadian spontan yang menarik perhatian di sepanjang rute.
Rizky tampak menikmati perlombaan dan tidak hanya berfokus pada jarak yang harus ditempuh. Dalam perjalanan, ia sesekali membalas sapaan peserta lain. Interaksi sederhana itu memberi kesan bahwa ia tetap santai di tengah tantangan berlari sejauh 10 kilometer. Sapaan dan dukungan dari orang-orang di sekitarnya menjadi bagian dari pengalaman mengikuti JRF, yang menghadirkan suasana kebersamaan di para peserta dengan latar dan tujuan berbeda.
Suasana semakin terasa akrab ketika Rizky sempat menyanyikan lagunya sambil berlari. Momen tersebut membuat aktivitas olahraga itu berpadu dengan identitasnya sebagai penyanyi. Di langkah dan sapaan, ia tetap menunjukkan respons terhadap orang-orang yang menyemangati atau mengajaknya berinteraksi. Seruan soal anak kedua pun menjadi salah satu percakapan spontan yang muncul, bukan bagian dari agenda perlombaan, tetapi terjadi langsung dalam suasana ramai di rute JRF.
Jakarta Running Festival 2026 menjadi latar bagi pengalaman yang berbeda dari penampilan panggung Rizky. Kali ini, ia hadir sebagai pelari kategori 10 kilometer, sekaligus berinteraksi dengan peserta lain sepanjang kegiatan. Permintaan agar segera memiliki anak kedua terdengar mengejutkan karena disampaikan saat ia tengah berlari, sedangkan responsnya yang tetap menikmati lomba memperlihatkan suasana santai. Peristiwa itu merangkum sisi ringan dari sebuah ajang lari: selain mengejar garis akhir, peserta juga dapat berbagi sapaan, dukungan, dan momen tak terduga.
Momen tak terduga terjadi saat Rizky Febian tengah mengikuti lari 10K. Ketika berlari, seorang pria yang berada di dekatnya menyapa sambil merekam. Sapaan itu kemudian disusul seruan, “Gas anak kedua.” Ucapan tersebut terdengar langsung dalam suasana lari dan membuat Rizky tampak kaget. Kejadian singkat itu menjadi perhatian karena seruan yang disampaikan berkaitan dengan anak kedua, sementara Rizky sedang berlari dan direkam oleh peserta lain.
Reaksi Rizky terlihat saat ia mendengar seruan tersebut. Ia tampak terkejut dengan celetukan yang datang dari pria di dekatnya. Tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai percakapan setelah seruan itu, sehingga momen yang diketahui berpusat pada sapaan sambil merekam dan ucapan “Gas anak kedua.” Potongan kejadian tersebut kemudian dibagikan Rizky melalui akun Instagram pribadinya, sehingga pengikutnya dapat melihat momen yang membuatnya terkejut itu.
Dalam unggahan tersebut, Rizky menyertakan komentar, “Benar-benar di luar nalar ai bapak!!!” Kalimat itu menjadi tanggapan yang ia tulis untuk menggambarkan reaksinya terhadap seruan tersebut. Rizky juga menandai akun Instagram Mahalini di kolom komentar. Dengan demikian, unggahan itu memuat baik momen yang terekam saat ia berlari maupun respons singkatnya setelah kejadian tersebut dibagikan di media sosial.
Peristiwa ini menunjukkan bagaimana interaksi spontan di tengah kegiatan olahraga dapat berubah menjadi momen yang kemudian dibagikan secara daring. Dalam hal ini, seorang pria yang berlari di dekat Rizky menyapanya sambil merekam, lalu melontarkan seruan tentang anak kedua. Rizky tampak kaget dan memilih membagikan kejadian itu melalui akun Instagram pribadinya, disertai komentarnya yang menyebut situasi tersebut di luar nalar. Ia juga menandai Mahalini di kolom komentar. Informasi yang tersedia tidak menyebutkan identitas pria tersebut ataupun rincian lain mengenai kejadian, sehingga perhatian tertuju pada seruan dan reaksi Rizky.
Setelah komentar Rizky Febian tentang kemungkinan memiliki anak kedua mencuri perhatian di tengah kegiatan lari 10K, respons Mahalini turut menjadi bahan pembicaraan. Ia membalas komentar sang suami dengan kalimat singkat, “No no ya no no.” Jawaban tersebut segera menarik perhatian karena terdengar seperti penolakan ringan terhadap ajakan untuk menambah momongan. Meski begitu, respons itu muncul dalam percakapan di media sosial dan tidak cukup untuk dijadikan dasar menyimpulkan keputusan pasangan tersebut mengenai rencana memiliki anak. Interaksi keduanya pun dipahami banyak orang sebagai momen spontan yang mengundang rasa ingin tahu.
Ungkapan Mahalini yang ringkas membuat sejumlah pengguna media sosial menafsirkan balasannya sebagai jawaban bercanda, sementara yang lain melihatnya sebagai respons tegas terhadap komentar Rizky. Nada dan maksud sebenarnya dari percakapan itu tidak dapat dipastikan hanya dari satu kalimat. Karena itu, perhatian publik lebih tertuju pada dinamika interaksi mereka daripada kepastian tentang rencana keluarga. Balasan “No no ya no no” kemudian banyak dikutip dalam kolom komentar, seiring warganet menanggapi percakapan pasangan tersebut dengan candaan dan rasa penasaran. Respons itu menjadi salah satu bagian yang paling ramai dibicarakan dari momen tersebut.
Sejumlah pengguna media sosial ikut meramaikan kolom komentar dengan menggoda Rizky dan Mahalini soal kemungkinan menambah anak. Ada yang menanggapi jawaban Mahalini sebagai penolakan yang menggemaskan, sedangkan yang lain melanjutkan candaan dengan membayangkan bagaimana percakapan mereka akan berlanjut. Ramainya tanggapan itu menunjukkan bahwa interaksi singkat pasangan tersebut mudah memancing reaksi warganet, terutama ketika menyentuh topik keluarga. Namun, gurauan para pengguna media sosial tetap merupakan respons terhadap percakapan yang terlihat, bukan pernyataan resmi mengenai rencana mereka. Hingga ada keterangan lebih lanjut dari keduanya, komentar tersebut sebaiknya dipahami sebagai momen ringan yang menjadi sorotan, tanpa menarik kesimpulan tentang keputusan pribadi mereka.
Sebelum seruan mengenai anak kedua ramai diperbincangkan, Rizky Febian lebih dulu membagikan cerita tentang keberhasilannya menuntaskan lari 10 kilometer. Bagi penyanyi yang akrab disapa Iky itu, capaian tersebut terasa istimewa karena ia harus membagi waktu pekerjaan dan persiapan mengikuti kegiatan olahraga. Sehari sebelum berlari, Rizky masih menjalani jadwal manggung. Meski demikian, ia tetap berusaha menjaga kondisi tubuh agar dapat hadir dan menyelesaikan tantangan lari yang telah direncanakan.
Dalam unggahannya, Rizky mengungkapkan bahwa ia pulang setelah tampil dan tiba di rumah sekitar pukul 01.00. Ia kemudian beristirahat dan tidur cukup sebelum berangkat untuk berlari. Pengalaman itu menunjukkan bahwa aktivitas padat tidak serta-merta membuatnya melewatkan kesempatan untuk mencoba olahraga yang ia nikmati. Rizky juga mengakui rasa syukurnya karena tetap mampu menyelesaikan seluruh jarak 10K, meskipun sehari sebelumnya masih berada di atas panggung. Bukan hanya tentang mencapai garis akhir, pencapaian tersebut menjadi dorongan baginya untuk menjaga kebiasaan hidup aktif di tengah kesibukan.
Lari kali ini merupakan pengalaman kedua Rizky menuntaskan jarak 10 kilometer. Ia menyampaikan harapan agar bisa terus menjaga konsistensi dan mengikuti kegiatan lari berikutnya. Dalam keterangannya, ia menuliskan, “10k kedua semoga bisa terus konsisten.” Ungkapan singkat itu memperlihatkan bahwa ia tidak hanya merayakan keberhasilan satu kali, tetapi juga ingin menjadikan lari sebagai aktivitas yang berkelanjutan. Cerita mengenai jadwal manggung, waktu tiba di rumah, dan istirahat sebelum berlari menjadi bagian dari pengalaman yang ia bagikan sebelum perhatian publik tertuju pada seruan yang kemudian ramai dibicarakan. Dengan menuntaskan 10K untuk kedua kalinya, Rizky menandai satu langkah lagi dalam upayanya menjaga rutinitas olahraga, sekaligus mengungkapkan rasa syukur atas kemampuan menyelesaikan tantangan tersebut.
Baca juga: Investigasi Harta Kalapas Cibinong yang Mengejutkan





