Jakarta | Sebuah insiden asap di dalam kabin memaksa pesawat IndiGo mengalihkan penerbangan dari New Delhi menuju Chennai pada Minggu. Asap tersebut terdeteksi berasal dari sebuah power bank, atau perangkat pengisi daya portabel, milik penumpang. Perangkat elektronik pribadi itu terbakar ketika pesawat sedang menjalankan penerbangan, sehingga awak kabin segera mengambil tindakan sesuai prosedur keselamatan penerbangan.
Penerbangan tersebut menggunakan pesawat Airbus A321 dengan nomor penerbangan 6E 6115. Di dalamnya terdapat lebih dari 180 penumpang. Setelah mengetahui adanya asap di kabin, pilot memutuskan untuk mengubah arah penerbangan dan mendarat di Hyderabad sebagai langkah darurat. Pengalihan ini dilakukan untuk memungkinkan pemeriksaan serta penanganan keadaan secara lebih aman di bandara yang memiliki fasilitas dan layanan darurat yang diperlukan.
Pesawat kemudian mendarat dengan selamat di Rajiv Gandhi International Airport, Hyderabad. Tidak ada laporan mengenai penumpang yang mengalami luka dalam insiden tersebut. Setelah mendarat, situasi di dalam pesawat dapat ditangani oleh kru dan petugas terkait. Peristiwa ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan terhadap perangkat elektronik pribadi yang dibawa ke dalam kabin, khususnya perangkat yang menggunakan baterai litium.
Dalam keterangan resminya, maskapai menyatakan bahwa asap berasal dari power bank milik seorang penumpang. IndiGo juga menegaskan bahwa pengalihan penerbangan dilakukan sebagai tindakan pencegahan untuk menjaga keselamatan seluruh penumpang dan awak. Kebakaran atau panas berlebih pada baterai portabel dapat berkembang dengan cepat, terutama apabila perangkat rusak, mengalami korsleting, atau digunakan tanpa pengawasan. Karena itu, insiden tersebut ditangani sebagai keadaan darurat meskipun akhirnya tidak menimbulkan korban maupun kerusakan serius.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan situasi menegangkan di dalam kabin pesawat IndiGo. Api tampak berkobar dari kompartemen penyimpanan bagasi di atas deretan kursi penumpang. Asap terlihat memenuhi area sekitar kabin, sementara penumpang berusaha memahami keadaan dan mengikuti perkembangan insiden tersebut. Rekaman itu menunjukkan bahwa kebakaran berlangsung di bagian atas kabin, dekat tempat penyimpanan barang bawaan.
Dalam video tersebut, sejumlah penumpang terlihat berupaya memadamkan api menggunakan kain dan tas yang tersedia di sekitar mereka. Beberapa orang bergerak mendekati sumber api untuk membantu mengendalikan kobaran, meskipun situasi di dalam kabin tampak penuh tekanan. Tindakan tersebut terekam ketika penumpang lain tetap berada di tempatnya dan memperhatikan kondisi di sekitar.
Seorang penumpang juga terdengar meminta orang-orang agar tetap tenang. Imbauan itu disampaikan ketika perhatian para penumpang tertuju pada api yang muncul dari kompartemen di atas kepala mereka. Suasana dalam kabin menggambarkan kepanikan yang berusaha diredam, dengan sejumlah orang berusaha membantu sementara yang lain menunggu arahan lebih lanjut.
IndiGo menyatakan bahwa awak kabin segera merespons setelah situasi diketahui. Menurut maskapai tersebut, kru mengambil tindakan untuk menangani keadaan di dalam pesawat, dan situasi akhirnya berhasil dikendalikan. Pernyataan itu menegaskan bahwa respons awak kabin berlangsung segera ketika api terlihat di area penyimpanan bagasi. Video yang dibagikan di media sosial kemudian menjadi perhatian karena memperlihatkan secara langsung upaya penumpang dan kru menghadapi insiden tersebut selama penerbangan.
Berdasarkan data FlightAware, penerbangan IndiGo tersebut berangkat dari Terminal 1 Bandara Internasional Indira Gandhi, Delhi, sekitar pukul 13.30 waktu setempat. Pada awalnya, pesawat dijadwalkan melanjutkan perjalanan secara normal menuju Chennai dan diperkirakan tiba pada pukul 16.00. Namun, situasi di dalam kabin menyebabkan rencana penerbangan berubah sebelum pesawat mencapai tujuan semula.
Setelah awak kabin melaporkan adanya asap yang diduga berasal dari sebuah power bank, pilot mengambil keputusan untuk mengalihkan penerbangan ke Hyderabad. Langkah tersebut dilakukan sebagai tindakan pencegahan serta untuk memastikan pemeriksaan dan penanganan dapat dilakukan dengan aman. Pesawat kemudian mendarat di Hyderabad pada pukul 15.59, hanya sekitar satu menit sebelum jadwal kedatangan yang semula tercatat untuk Chennai.
Pengalihan itu membuat perjalanan penumpang menuju Chennai harus dilanjutkan menggunakan pesawat lain. IndiGo menyatakan bahwa pihaknya menyiapkan pesawat pengganti untuk membawa para penumpang dari Hyderabad ke destinasi akhir mereka. Selama menunggu proses tersebut, maskapai juga menyediakan minuman dan menyampaikan informasi terbaru mengenai perkembangan penerbangan serta pengaturan perjalanan berikutnya.
Perubahan rute dan jadwal tersebut dilakukan karena adanya situasi yang tidak terduga di dalam pesawat. IndiGo menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para penumpang akibat kejadian tersebut. Maskapai juga menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan awak menjadi pertimbangan utama dalam keputusan untuk mendarat di Hyderabad, meskipun langkah itu menyebabkan perjalanan ke Chennai tidak berlangsung sesuai rencana awal.
Peristiwa asap dari power bank yang memaksa pesawat IndiGo beralih kembali menyoroti risiko keselamatan yang ditimbulkan baterai lithium-ion. Jika mengalami kerusakan, panas berlebih, hubungan arus pendek, atau penanganan yang tidak tepat, baterai pada perangkat tersebut dapat terbakar dan menghasilkan asap dalam waktu singkat. Kondisi ini menjadi lebih sulit ditangani ketika terjadi di dalam kabin pesawat, karena kru harus segera mengamankan sumber asap serta memastikan keselamatan penumpang dan awak.
Sesuai ketentuan keselamatan penerbangan, power bank tidak boleh ditempatkan di bagasi tercatat. Perangkat itu hanya diperbolehkan dibawa ke dalam kabin, sehingga awak dapat memantau dan menangani keadaan darurat apabila terjadi panas atau kebakaran. Selain itu, penggunaan power bank untuk mengisi daya perangkat elektronik selama penerbangan mulai dilarang pada akhir 2025, setelah sejumlah insiden serupa dilaporkan. Aturan tersebut berkaitan dengan upaya mengurangi risiko baterai lithium-ion bermasalah selama pesawat beroperasi.
Insiden sebelumnya terjadi pada 5 Mei 2026, ketika power bank terbakar dalam penerbangan IndiGo 6E 108 setelah pesawat tiba di Chandigarh dari Hyderabad. Penerbangan itu membawa 204 orang, termasuk kru. Seluruh penumpang dievakuasi, dan lima orang dilaporkan terluka. Sebelumnya, pada 19 Oktober 2025, power bank juga terbakar dalam penerbangan IndiGo 6E 2107 dari Delhi menuju Dimapur saat pesawat bersiap lepas landas. Perangkat yang disimpan di saku belakang kursi memicu asap, sehingga pesawat harus kembali ke tempat parkir. Rangkaian kejadian ini menjadi bagian dari catatan keselamatan terkait penyimpanan dan penggunaan power bank di pesawat.
Baca juga: Inovasi Terbaru NASA: Pesawat X-59 yang Senyap dan Supersonik
