Belasan Massa Geruduk Kemendagri, Serukan Evaluasi terhadap Gubernur Banten

JAKARTA Sejumlah mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Perempuan mendatangi area pintu belakang Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026). Kedatangan massa tersebut membawa aspirasi terkait dugaan pelanggaran kode etik yang mereka soroti terhadap Gubernur Banten.

Massa yang berjumlah sekitar 15 orang tiba di lokasi sekitar pukul 10.46 WIB. Setibanya di area Kemendagri, peserta aksi langsung membentangkan spanduk dan poster sebagai bentuk penyampaian sikap tanpa melakukan kegiatan orasi terbuka.

Dalam aksinya, kelompok tersebut menyampaikan tuntutan agar Kementerian Dalam Negeri melakukan evaluasi terhadap Gubernur Banten. Mereka meminta adanya langkah pemeriksaan terkait dugaan persoalan yang berkaitan dengan isu perempuan yang menjadi perhatian massa.

Sejumlah alat peraga digunakan dalam kegiatan tersebut, di antaranya satu unit megaphone serta spanduk dan poster berisi seruan pemeriksaan terhadap Gubernur Banten terkait kasus perempuan. Peserta aksi membawa pesan agar persoalan tersebut mendapat perhatian dan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.

Selama berada di lokasi, massa tidak melakukan penyampaian aspirasi melalui pengeras suara maupun orasi. Mereka hanya membentangkan atribut aksi serta mengambil dokumentasi sebagai bagian dari kegiatan penyampaian pendapat.

Setelah beberapa saat berada di depan pintu belakang Kemendagri, massa kemudian meninggalkan lokasi sekitar pukul 10.50 WIB. Tidak terdapat gangguan maupun tindakan yang mengarah pada kericuhan selama berlangsungnya kegiatan.

Secara keseluruhan, aksi Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Perempuan berjalan singkat dengan situasi aman dan kondusif. Aparat pengamanan tetap melakukan pemantauan hingga massa membubarkan diri secara tertib.

Pewarta: Abdul Latif

Respon (4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *